Banjir di Sejumlah Titik di Cipondoh Tangerang Mulai Surut

Kota Tangerang, IDN Times - Pasca diterjang hujan deras sepanjang Sabtu (10/9/2022) hingga Minggu (11/9/2022) dini hari sejumlah wilayah di Kota Tangerang sempat tergenang dan banjir.
Kini, sederet wilayah tersebut dilaporkan sudah mulai surut dan mulai tahap pembersihan. Seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Cipondoh dan sekitarnya.
Camat Cipondoh, Rizal Ridolloh mengungkapkan saat ini di wilayah Cipondoh yang masih terjadi genangan tersisa pemukiman di bantaran Kali Angke.
1. Petugas diterjunkan bantu bersihkan rumah warga

Wilayah lainnya, kata dia, ditangani petugas gabungan sambil membantu masyarakat untuk proses pembersihan sisa-sisa banjir, baik rumah warga, fasilitas umum hingga jalan utama dan lingkungan.
"Saat ini, tim kecamatan juga sudah membagikan 1.000 roti dan 20 dus air mineral untuk sedikit membantu masyarakat yang terdampak untuk sekadar sarapan tadi pagi. Penyaluran berlangsung di RW 06 dan RW 05 Kelurahan Petir," ungkap Rizal, Minggu (11/9/2022).
2. Roti mulai dibagikan secara door to door

Ia menyatakan, penyaluran dilakukan langsung secara door to door, dan menjangkau pemukiman petugas menggunakan perahu. Petugas berusaha memastikan, semua warga terjangkau baik yang bertahan di rumah maupun mereka yang mengungsi sementara.
"Semua pihak bergerak di tengah masyarakat, membantu meringankan beban mereka yang terdampak. Semoga segera surut normal, lingkungan kembali bersih. Pastinya, ini harus ditangani secara bersama-sama, sehingga terasa lebih ringan untuk dilalui," kata Rizal.
3. Ratusan rumah di Ciledug Indah tergenang banjir, warga enggan mengungsi

Sebelumnya, ratusan rumah di Perumahan Ciledug Indah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang masih terendam banjir pada Minggu (11/9/2022). Hal tersebut lantaran jebolnya tanggul yang menahan aliran Kali Angke hingga air meluap ke perumahan warga.
Berdasarkan informasi dari petugas BPBD Kota Tangerang, terdapat 575 rumah yang terendam di perumahan tersebut.
Kepala BPBD Kota Tangerang, Deni Koswara mengatakan, pihaknya tengah berupaya untuk memompa air dari perumahan warga agar cepat surut.
"Saat ini sudah mulai surut, ketinggian 30 centimeter," kata Deni, Minggu (11/9/2022).



















