Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bidik Pekerja Informal, Rumah di Serang Ini Bisa Dicicil Rp700 Ribu

Kota Serang
4 min read
Bidik Pekerja Informal, Rumah di Serang Ini Bisa Dicicil Rp700 Ribu
Bidik Pekerja Non Formal, Rumah di Serang Ini Bisa Dicicil Rp700 Ribu (Dok. IDN Times/HWB)
  • LippoLand membuka HWB Serang seluas 35 hektare dengan harga rumah mulai Rp101 juta, menyasar pekerja non-formal seperti pengemudi ojek, buruh, dan pelaku UMKM.

  • Pembeli dapat memilih rumah satu hingga tiga kamar tidur, tenor sampai 20 tahun, cicilan mulai Rp700 ribu per bulan selama flat 40 bulan, serta bebas PPN dan BPHTB.

  • Kawasan HWB Serang direncanakan memiliki pusat bisnis, pasar modern, taman, balai warga, klinik, dan fasilitas ibadah; HWB Purwakarta sebelumnya meraih pengakuan hunian komersial dua lantai terjangkau.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tangerang, IDN Times - Memiliki rumah saat ini menjadi salah satu impian dari mayoritas masyarakat Indonesia, termasuk pekerja non-formal seperti pengemudi ojek online, pedagang UMKM, dan lain sebagainya. Namun, harga yang terus melambung dan proses pengajuan kredit perumahan rakyat (KPR) yang tak ramah pekerja non-formal membuat impian tersebut sulit terwujud.

Namun, bagi kamu pekerja non-formal di wilayah Banten, terdapat hunian yang dikembangkan LippoLand yakni Hunian Warisan Bangsa (HWB) yang menawarkan cicilan mulai dari Rp700 ribuan saja perbulannya. CEO LippoLand David Iman Santosa mengungkapkan, langkah ini bermula dari diskusi bersama Presiden Prabowo yang menyoroti kemampuan finansial pekerja di sektor informal.

"Kelompok masyarakat ini diperkirakan hanya mampu membayar cicilan rumah sekitar Rp1,5 juta per bulan. Namun, Presiden Prabowo mendorong standar yang jauh lebih fleksibel, Rp500 ribuan per bulan, ya saat itu kita jawab dulu tantangannya untuk coba," ungkapnya, saat menerima penghargaan dari Indonesia Property Record, di HWB Serang.

  1. 1. Terdapat pilihan 1 sampai 3 kamar tidur

    ​Berawal dari dibangunnya HWB di Purwakarta, di mana harga rumahnya meski hunian komersil dua lantai bukan subsidi, dibandrol dengan harga Rp98 jutaan. Sejak diperkenalkan pada akhir 2025, HWB Purwakarta lebih dari 1.000 unit terjual habis, sementara secara keseluruhan penjualan telah mencapai lebih dari 2.000 unit.

    Lalu, konsep serupa pun dibawa ke Serang. Mengelola sekitar 35 hektar, HWB menawarkan unit rumahnya mulai dari Rp 101 juta, yang baru akan resmi dijual pada Sabtu mendatang, 26 September 2026.

    "Dengan harapan, pekerja non formal, driver ojek, buruh dan UMKM sekalipun, bisa memiliki rumah sendiri," katanya.

    Masyarakat dapat memilih unit dengan pilihan tipe 1 sampai 3 kamar tidur sesuai kebutuhan keluarga, masing-masing dirancang dengan tata ruang efisien, pencahayaan alami maksimal, sirkulasi udara yang baik, view jalan yang menarik, serta area parkir untuk mobil. Desain hunian ini menekankan kenyamanan, fungsi, dan kualitas hidup yang sustainable. Beberapa tipe juga dilengkapi backyard untuk ruang aktivitas tambahan serta menawarkan pilihan rumah bungalow untuk kebutuhan ruang yang lebih luas.

    "Meskipun terjangkau, tapi kami tidak mengesampingkan kualitas dari bahan dan desain yang digunakan di rumah-rumah HWB," katanya.

  2. 2. Meski rumah harga terjangkau, fasilitas dan komunitas tetap dibentuk

    IMG-20260923-WA0009.jpg
    Bidik Pekerja Non Formal, Rumah di Serang Ini Bisa Dicicil Rp700 Ribu (Dok. IDN Times/HWB)

    David mengungkapkan, selain dari kualitas bahan bangunan yang tetap berkualitas, ia juga memastikan tetap membentuk komunitas kawasan tersebut. Misalnya saja, ia telah membangun pusat bisnis, pasar modern, taman warga, balai warga, klinik Siloam, hingga fasilitas ibadah.

    "Nantinya juga kami ingin membangun sekolah, karena jaringan kami kan memiliki yayasan sekolah pelita harapan," ungkapnya.

    Diketahui, masyarakat yang ingin membeli rumah HWB Serang bisa memilih tenor pembayaran hingga 20 tahun, keluarga dapat memiliki rumah dengan cicilan mulai dari Rp700.000 per bulan, flat 40 bulan. Selain itu, pembelian rumah HWB ini bebas PPN dan bebas BPHTB.

    "Tidak ada pajak properti saat pembelian, sehingga beban finansial keluarga jauh lebih ringan," jelasnya.

  3. 3. HWB jadi hunian 2 lantai paling terjangkau

    Sementara, upaya LippoLand untuk memperluas akses kepemilikan hunian yang layak dan terjangkau di Indonesia, mendapat pengakuan dari Indonesia Property Watch (IPW) melalui Indonesia Property Record yang diberikan kepada Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta sebagai Rumah Komersial (Non-Subsidi) 2 Lantai dengan Harga Paling Terjangkau se-Indonesia.

    CEO IPW, Ali Tranghanda menuturkan, persoalan perumahan bukan hanya mengenai berapa banyak rumah yang dibangun, tetapi bagaimana rumah tersebut dapat dijangkau oleh masyarakat yang membutuhkan dan berada di lokasi yang mendukung kehidupan mereka.

    "Rumah HWB ini harganya lebih murah dari rumah subsidi yang berkisar antara Rp140 juta sampai Rp160juta-an, dengan kualitas rumah non subsidi yang tidak asal murah saja," jelasnya.

    Melalui HWB, LippoLand mengembangkan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada penyediaan rumah, tetapi juga pada bagaimana hunian dapat berada dalam jangkauan masyarakat, terhubung dengan pusat pekerjaan dan aktivitas ekonomi, serta berkembang bersama ekosistem kawasan.

    “Model seperti HWB menunjukkan bahwa hunian komersial yang terjangkau dapat dikembangkan dengan pendekatan yang terukur dan tetap memperhatikan kualitas lingkungan serta kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More