Camat Pondok Aren Minta Maaf Usai Absen Rapat Darurat Sampah Tangsel

- Camat Pondok Aren meminta maaf atas ketidakhadirannya dalam rapat darurat penanganan sampah Tangsel
- Hendra langsung bergerak menjalankan instruksi Wakil Wali Kota Tangsel terkait penanganan sampah di wilayahnya setelah kembali dari Bandung
- Hendra tidak memberikan penjelasan pasti terkait apakah dirinya mengajukan cuti terkait ketidakhadirannya dalam rapat, dan menyebut hal itu bukan kewenangannya untuk menjelaskan
Tangerang Selatan, IDN Times – Camat Pondok Aren, Hendra menyampaikan permohonan maaf usai ditegur Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) karena tidak menghadiri rapat koordinasi penanganan sampah yang berstatus darurat.
Ketidakhadiran tersebut menjadi sorotan karena rapat digelar untuk merespons kondisi krisis pengelolaan sampah di Tangsel. Terlebih, Hendra diketahui tidak hadir lantaran melakukan agenda liburan ke luar kota bersama sejumlah lurah di Kecamatan Pondok Aren.
“Kita semua sudah sangat mengakui kesalahan, dipanggil inspektorat kemarin. Juga disidang sama Pak Wakil (Pilar Saga) kita semua,” katanya, dikutip Minggu (19/1/2026). “Dan kami Pondok Aren berjanji tidak akan mengulangi lagi,” sambungnya.
1. Ia harap permintaan maafnya diterima

Hendra mengungkapkan, usai kembali dari Bandung, dirinya langsung bergerak menjalankan instruksi Wakil Wali Kota Tangsel terkait penanganan sampah di wilayahnya.
“Dan makanya pulang dari Bandung itu, kami langsung gerakkan semua instrumen menjalankan notulensi hasil rapat yang dilaporkan oleh tim yang ikut rapat,” ujarnya.
“Sabtu balik langsung gerak semua. Hingga hari ini fokus bergerak percepatan penanganan sampah wilayah kerja Kecamatan Pondok Aren,” jelasnya.
Ia berharap permintaan maafnya dapat diterima oleh masyarakat, khususnya warga Pondok Aren. “Semoga kami dimaafkan oleh semua karena kesalahan kami kemarin,” ucapnya.
2. DItanya apakah cuti atau tidak, Hendra: Sudah siap salah

Saat ditanya apakah dirinya mengajukan cuti terkait ketidakhadirannya dalam rapat, Hendra tidak memberikan penjelasan pasti. “Sudah siap salah, jadi nggak bisa klarifikasi lagi kami,” katanya.
Terkait tindak lanjut pasca pemanggilan oleh Inspektorat maupun Wakil Wali Kota Tangsel, Hendra menyebut hal itu bukan kewenangannya untuk menjelaskan.
“Coba ditanyakan saja ya (ke Inspektorat dan Wakil Wali Kota Tangsel), karena kalau saya kan pegawai yang bermasalahnya. Saya nggak tahu kelanjutan hukumannya gimana,” ucapnya.

















