Kru Arupadatu 1 yang Ditemukan di Enggano Identik dengan Surakman

Jasad yang ditemukan warga di Enggano dan sempat dimakamkan teridentifikasi sebagai Surakman, kru kapal Arupadatu 1 yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda.
Setelah menerima informasi penemuan jasad, Polda Banten berkoordinasi dengan Polda setempat dan tim SAR untuk menggali kembali makam demi proses identifikasi.
Pemeriksaan DNA memastikan jasad tersebut identik dengan Surakman, menjadi dasar kepolisian menetapkan identitas korban dari kapal pengangkut rombongan jurnalis itu.
Serang, IDN Times – Misteri identitas jasad yang ditemukan warga di Pulau Enggano akhirnya terungkap. Hasil pemeriksaan DNA memastikan jasad yang sempat dimakamkan tanpa identitas itu merupakan Surakman, kru Kapal Arupadatu 1 yang hilang setelah kapal tersebut membawa rombongan jurnalis meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki mengatakan, sebelum identitas korban diketahui, warga setempat telah memakamkan jasad tersebut. Namun setelah muncul dugaan bahwa jasad itu berkaitan dengan korban hilangnya Kapal Arupadatu 1, aparat dan tim SAR melakukan koordinasi untuk memastikan identitasnya.
"Jenazah sempat dimakamkan oleh warga Enggano, namun digali kembali setelah berkoordinasi dengan Polda dan SARNAS lalu di tes DNA dan sudah dites identik dengan Surakman," kata Hengki, Rabu (23/9/2029).
Temuan tersebut menjadi perkembangan penting dalam proses pencarian korban Kapal Arupadatu 1 yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda. Sebelumnya, jasad ditemukan warga dalam kondisi tanpa identitas sehingga langsung dimakamkan sesuai prosedur setempat.
Setelah informasi penemuan jasad diterima aparat, proses identifikasi dilakukan dengan melibatkan kepolisian dan Basarnas. Makam korban kemudian dibuka kembali agar sampel DNA dapat diambil dan dicocokkan dengan data keluarga korban.
1. Jasad sempat dimakamkan karena ditemukan tanpa identitas

Ilustrasi penemuan jenazah bayi, IDN Times/ istimewa Sebelum identitas korban diketahui, warga Enggano menemukan jasad tersebut dalam kondisi tanpa tanda pengenal yang dapat mengungkap siapa dirinya. Karena tidak ada informasi mengenai keluarga maupun asal-usul korban, warga kemudian memakamkannya.
Menurut Hengki, proses pemakaman dilakukan sebelum aparat memperoleh informasi yang menghubungkan temuan jasad tersebut dengan korban hilangnya Kapal Arupadatu 1.
"Jenazah sempat dimakamkan oleh warga Enggano," ujar Hengki.
Saat itu, belum ada kepastian apakah jasad tersebut berkaitan dengan insiden hilangnya kapal yang mengangkut rombongan jurnalis di Perairan Selat Sunda. Karena itu, penanganan dilakukan sebagaimana penemuan jenazah tanpa identitas pada umumnya.
2. Hasil DNA identik dengan Surakman

Ilustrasi DNA (Freepik.com) Setelah sampel diperiksa, hasil uji forensik akhirnya memberikan kepastian. DNA jasad yang ditemukan di Enggano dinyatakan identik dengan Surakman, kru Kapal Arupadatu 1 yang sebelumnya masuk dalam daftar korban hilang.
Hasil tersebut sekaligus mengakhiri proses pencarian identitas yang berlangsung sejak jasad pertama kali ditemukan warga. Bagi keluarga korban, kepastian itu menjadi jawaban atas penantian panjang mengenai nasib Surakman sejak kapal hilang kontak di Selat Sunda.
Hengki menegaskan hasil pemeriksaan DNA telah menunjukkan kecocokan identitas korban.
"Sudah dites DNA dan hasilnya identik dengan Surakman," katanya.
Dengan terungkapnya identitas tersebut, jumlah korban yang berhasil diidentifikasi dalam insiden Kapal Arupadatu 1 kembali bertambah. Aparat dan tim SAR masih terus melakukan koordinasi terkait penanganan lanjutan terhadap para korban lainnya.
3. Menjadi perkembangan terbaru pencarian korban Arupadatu 1

Ilustrasi. Operasi SAR di Kedonganan mencari pengunjung pantai terseret arus (Dok.IDN Times/Basarnas) Surakman merupakan bagian dari awak Kapal Arupadatu 1 yang hilang kontak saat mengangkut rombongan jurnalis dalam peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda.
Identifikasi jasad di Enggano menjadi perkembangan terbaru dalam upaya pencarian dan pendataan korban kapal tersebut. Aparat masih terus melakukan koordinasi terkait proses penanganan korban serta langkah lanjutan setelah identitas korban dipastikan.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)























