Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Meski Banjir, Warga Kota Tangerang Belum Mengungsi

Meski Banjir, Warga Kota Tangerang Belum Mengungsi
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
Intinya Sih
  • Banjir terjadi di Kota Tangerang sejak Senin, Ciledug Indah menjadi wilayah terparah dengan air mencapai 30 cm.
  • Warga belum mengungsi, namun petugas sudah siagakan Posko Kesehatan dan Pengungsian serta bantuan logistik di wilayah terdampak.
  • Banjir disebabkan oleh hujan di Jabodetabek dan air kiriman dari Bogor melalui Kali Angke, petugas fokus pada penyelamatan dan normalisasi drainase.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Tangerang, IDN Times - Sejumlah titik di wilayah Kota Tangerang terendam banjir sejak Senin (3/3/2025). Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Ciledug Indah menjadi wilayah terparah. 

Air di area tersebut menggenang dengan ketinggian mencapai 30 centimeter (cm).  Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman mengatakan, sampai pagi ini warga masih memilih bertahan di rumahnya masing-masing atau menumpang di rumah tetangga.

“Belum ada pengungsian sampai saat ini, karena seluruh masyarakat masih memilih bertahan di rumah masing-masing," kata Andia, Selasa (4/3/2025). 

1. Petugas dan posko tetap bersiaga

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Meski tidak ada warga yang mengungsi, petugas gabungan sudah menyiagakan Posko Kesehatan dari Dinkes hingga Posko Pengungsian dan bantuan logistik dari Dinsos Tangerang jika dibutuhkan di lapangan.

“Tersisa di wilayah Ciledug dengan lima titik terdampak,” ungkap Andia.

2. Petugas juga menyiagakan perahu untuk evakuasi warga

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Ia pun menjelaskan, saat ini petugas dipusatkan di wilayah Timur yaitu Ciledug, Pinang dan Larangan dengan membawa perahu evakuasi, jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk proses evakuasi. Di antaranya, wilayah Perum Ciledug Indah, Jalan Taman Asri Blok M Larangan, Jalan Gempol Kunciran, Jalan Teman Larangan Utara dan Perum Pinang Griya.

Andia mengungkap, banjir itu disebabkan dua faktor utama. Pertama, hujan yang mengguyur merata di Jabodetabek sejak Senin malam hingga Selasa subuh. Selain itu, ada faktor lain yakni air kiriman dari Bogor di jalur Kali Angke. 

"Dua kondisi inilah yang mengakibatkan wilayah Ciledug dan beberapa wilayah Timur meluap pagi ini," jelasnya.  Oleh karena itu, kata dia, Sungai Cisadane dan Kali Angke menjadi fokus kewaspadaan dalam dua hari terakhir. 

3. Petugas gabungan juga mengupayakan normalisasi drainase

Dok. Pemkot Tangerang
Dok. Pemkot Tangerang

Sampai saat ini, kata Andia, semua kondisi lapangan terpantau aman dan terkendali dalam penanganan seluruh petugas gabungan. Mulai dari BPBD yang fokus pada penyelamatan dan keamanan masyarakat, Dishub dengan lalu lintas wilayah tergenang banjir, DPUPR.

"Lalu DLH dan kewilayahan fokus pada pembersihan atau normalisasi drainase agar aliran air lancar dan cepat surut," tuturnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Maya Aulia Aprilianti
Ita Lismawati F Malau
Maya Aulia Aprilianti
EditorMaya Aulia Aprilianti

Latest News Banten

See More