Perjuangan Petugas Cabut Pagar Laut, Makan Sambil Berendam

Tangerang, IDN Times - Perjuangan petugas gabungan dan nelayan yang mencabut pagar laut di wilayah Kabupaten Tangerang tidak main-main. Sulitnya proses pencabutan lantaran dilakukan pengikatan manual, membuat petugas harus terjun ke dalam laut. Bahkan petugas harus makan sambil berendam, karena mengejar waktu pencabutan agar lebih efektif dan efisien. Tercatat, total dari 3 titik, sepanjang 13,9 kilometer pagar laut yang berada di wilayah perairan Kabupaten Tangerang pada hari keempat berhasil dibongkar, pada Sabtu (25/1/2025).
"Titik Tanjung Pasir hingga saat ini berhasil membongkar total 10,5 KM, Kronjo total sepanjang 2,5 KM dan Mauk total sepanjang 900 M," kata Laksamana Pertama TNI IM Wira Hady, Kepala Dispenal TNI Angkatan Laut saat dikonfirmasi IDN Times.
1. Banyak kapal yang kandas jadi rintangan pembongkaran pagar laut

Wira mengungkapkan, saat membongkar pagar laut, personel dan nelayan menghadapi berbagai rintangan. Misalnya angin dan gelombang yang cukup tinggi maupun pagar bambu yang tertancap sedalam 1,5–2,5 meter.
"Ditambah lagi dengan kedalaman air laut sekitar 1 meter sehingga membuat banyak kapal penarik yang kandas," kata Wira.
2. Pembongkaran terus dimaksimalkan meski menghadapi tantangan

Wira mengungkapkan, meski menghadapi berbagai tantangan dan rintangan, tim gabungan bersama nelayan terus mencabut pagar laut yang meresahkan masyarakat.
"Pembongkaran terus dimaksimalkan dan dipercepat guna membuka akses nelayan untuk melaut," jelasnya.
3. Ada 450 personel tim gabungan yang masih berjibaku

Wira menuturkan, sekitar 450 personel tim gabungan yang terdiri dari TNI AL, Polairud, Bakamla, dan nelayan masih membahu membongkar pagar laut di 3 lokasi tersebut guna membuka akses bagi para nelayan untuk mencari nafkah.
Sedangkan sarana yang digunakan oleh tim gabungan untuk melaksanakan pembongkaran antara lain 4 KAL/Patkamla, 6 Sea Rider, 13 Perahu Karet, 2 RBB dan 2 RHIB.
"Serta dibantu perahu milik para nelayan yang sangat antusias dari hari pertama hingga saat ini membantu membongkar pagar laut tersebut," pungkasnya.


















