Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Polisi Pastikan 3 Barang Temuan Hari Kelima Bukan dari Kapal Korban
Tim gabungan Basarnas melakukan pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Gunung Anak Krakatau (GAK) memasuki hari kelima. (Dokumentasi Basarnas)
  • Polisi memastikan helm merah, jeriken biru, dan dua life jacket oranye yang ditemukan Tim SAR pada hari kelima bukan berasal dari KM Arupadhatu 1.
  • Dua life jacket bertuliskan MILLES.II berbeda dari perlengkapan KM Arupadhatu 1, yang memiliki pelampung merah, kuning, dan ungu tanpa tulisan tersebut.
  • Jeriken temuan beraroma minyak sayur dan memiliki fisik berbeda dari wadah bahan bakar kapal; barang-barang itu belum memberi petunjuk delapan orang yang dicari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Tim SAR menemukan helm merah, jeriken biru, dan dua pelampung oranye di Selat Sunda. Polisi bilang barang-barang itu bukan dari kapal KM Arupadhatu 1 yang membawa delapan orang. Pelampung dan jerikennya beda. Helm juga tidak ada di kapal. Delapan orang itu masih dicari. Polisi minta orang-orang tetap tenang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemeriksaan terperinci terhadap barang temuan menunjukkan upaya pencarian berjalan dengan verifikasi yang cermat, mulai dari warna dan bentuk perlengkapan hingga aroma isi jeriken. Kepastian bahwa temuan tersebut bukan milik KM Arupadhatu 1 membantu menjaga informasi tetap akurat, sementara perkembangan pencarian dan pemeriksaan disampaikan melalui sumber resmi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Cilegon, IDN Times – Tiga jenis barang yang ditemukan Tim SAR dari KN SAR Tetuka saat pencarian hari kelima dipastikan bukan berasal dari kapal KM Arupadhatu 1 yang membawa delapan orang dan hilang kontak di Perairan Selat Sunda.

Barang tersebut ditemukan di sekitar perairan Selat Sunda sebelah timur Pulau Rakata pada Sabtu (12/9/2026). Ketiganya terdiri dari helm plastik merah, jeriken plastik biru bertutup hitam, dan dua life jacket oranye.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan barang-barang tersebut telah diserahterimakan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Ditpolairud Polda Banten.

1. Dua life jacket berbeda dengan perlengkapan kapal

Tim SAR Lampung terus melakukan pencarian terhadap jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda. (Dok. Basarnas Lampung).

Maruli mengatakan, dua life jacket berwarna oranye bertuliskan MILLES.II dipastikan bukan milik KM Arupadhatu 1 setelah pihak kepolisian melakukan konfirmasi kepada pemilik kapal.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan konfirmasi dari pemilik kapal KM Arupadhatu 1, dua life jacket berwarna oranye bertuliskan MILLES.II dinyatakan bukan milik kapal,” ujar Maruli, Minggu (13/9/2026).

Menurutnya, life jacket yang tersedia di KM Arupadhatu 1 berwarna merah, kuning, dan ungu. Perlengkapan tersebut juga tidak memiliki tulisan MILLES.II.

2. Jeriken berisi aroma minyak sayur

KRI Lauser 924 TNI AL tampak dari kejauhan saat mencari speedboat yang mengangkut lima jurnalis dan tiga awak kapal di sekitar Gunung Anak Krakatau, Kamis (10/9/2026).

Pemeriksaan juga dilakukan terhadap jeriken plastik berwarna biru yang ditemukan tim SAR.

Maruli mengatakan isi jeriken tersebut mengeluarkan aroma minyak sayur, bukan bahan bakar Pertamax yang digunakan KM Arupadhatu 1.

Selain isi, terdapat perbedaan fisik antara jeriken temuan dengan jeriken yang digunakan kapal.

“Jeriken milik KM Arupadhatu 1 berwarna biru pudar, berkapasitas 30 liter, berbentuk pendek, memiliki tutup berwarna putih dan polos tanpa penanda,” jelasnya.

Sementara jeriken yang ditemukan berwarna biru tua, berkapasitas 35 liter, berbentuk panjang, memiliki tutup hitam, serta terdapat tulisan pada bagian badan jeriken.

3. Helm merah juga bukan milik kapal

TNI AL menemukan life jacket di perairan Cikoneng, Anyer, Banten, pada pencarian hari ketiga speedboat yang hilang kontak mengangkut lima jurnalis dan tiga awak saat meliput Gunung Anak Krakatau, Kamis (10/9/2026). (Dinas Penerangan Angkatan Laut)

Sementara itu, satu helm plastik berwarna merah yang ditemukan KN SAR Tetuka juga dipastikan bukan perlengkapan KM Arupadhatu 1.

Hal itu berdasarkan pemeriksaan terhadap perlengkapan kapal. KM Arupadhatu 1 tidak memiliki maupun menyediakan helm jenis tersebut di atas kapal.

Dengan demikian, ketiga jenis barang yang ditemukan pada hari kelima belum memberikan petunjuk mengenai keberadaan delapan orang yang masih dalam pencarian.

Polda Banten mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Setiap perkembangan terkait proses pencarian dan pemeriksaan akan disampaikan melalui sumber informasi resmi,” kata Maruli.

Editorial Team

Related Article