Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tinjau Taman Tekno BSD, Menteri LH: Saya Tidak Melihat IPAL

Kota Tangerang Selatan
Tinjau Taman Tekno BSD, Menteri LH: Saya Tidak Melihat IPAL
Tinjau Taman Tekno BSD, Menteri LH: Saya Tidak Melihat IPAL (Dok. IDN Times/nto)

  • Menteri LH gandeng aparat penegak hukum

  • Kebakaran gudang pestisida berdampak luas

  • Pemerintah melakukan pendalaman untuk penegakan hukum dan pemulihan lingkungan

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tangerang Selatan, IDN Times — Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menyoroti tidak adanya instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di kawasan Pergudangan Taman Tekno BSD, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), usai kebakaran gudang pestisida milik PT Biotek Saranatama.

“IPAL-nya tidak ada, jadi tidak bisa dikatakan buruk. Ini kesalahan fatal yang tidak boleh dilakukan,” kata Hanif di lokasi, Jumat (13/2/2026).

  1. 1. Menteri LH menggandeng aparat penegak hukum

    Tinjau Taman Tekno BSD, Menteri LH: Saya Tidak Melihat IPAL (Dok. IDN Times/nto)
    Tinjau Taman Tekno BSD, Menteri LH: Saya Tidak Melihat IPAL (Dok. IDN Times/nto)

    Dari depan gudang yang terbakar, Hanif berjalan menyusuri lahan hingga ke Kali Jaletreng. Ia berdiskusi dengan Deputi Penegakan Hukum KLH Irjen Pol Rizal Irawan serta Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo sambil meninjau langsung kondisi sekitar.

    Hanif menjelaskan, kawasan pergudangan dengan aktivitas penyimpanan bahan kimia seharusnya memiliki perlakuan khusus, termasuk sistem IPAL yang lebih ketat dibandingkan kawasan biasa. Hal ini untuk meminimalisir risiko pencemaran lingkungan.

    “Kami bersama Polri akan mendalami lebih detail, karena untuk chemical ini ada perlakuan yang lebih ketat daripada IPAL biasanya,” ujarnya.

  2. 2. Kebakaran di gudang pestisida berdampak luas

    Tinjau Taman Tekno BSD, Menteri LH: Saya Tidak Melihat IPAL (Dok. IDN Times/nto)
    Tinjau Taman Tekno BSD, Menteri LH: Saya Tidak Melihat IPAL (Dok. IDN Times/nto)

    Akibat kebakaran di gudang pestisida tersebut, bahan kimia padat dan cair yang tersiram air pemadaman mengalir ke Kali Jaletreng. Permukaan air sempat berubah warna menjadi putih dan mengeluarkan bau menyengat. Ribuan ikan dilaporkan mabuk hingga mati.

    Dampak pencemaran aliran sungai itu disebut meluas hingga ke wilayah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang. Pemerintah kini melakukan pendalaman untuk memastikan langkah penegakan hukum serta pemulihan lingkungan dapat berjalan maksimal.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More