Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hartanya Disorot, Bupati Pandeglang Irna Narulita Buka Suara

Kab. Pandeglang
Hartanya Disorot, Bupati Pandeglang Irna Narulita Buka Suara
IDN Times/Muhamad Iqbal
Share Article

Pandeglang, IDN Times - Setelah nilai hartanya menjadi pergunjingan warganet di sosial media Twitter beberapa waktu lalu, Bupati Pandeglang Irna Narulita buka suara.

Kepada IDN Times, Irna mengaku tak ambil pusing dengan perbincangan dan pemberitaan soal Laporan Harta Kekayaan Penyelegara Negara (LHKPN) yang ia laporkan.

"Punten, Ibu (saya) fokus kerja kerja kerja membangun Pandeglang," kata Irna melalui pesan WhatsApp, Kamis (26/4/2023).

  1. 1. Irna akui sudah tajir sebelum jadi bupati

    IDN Times/Muhamad Iqbal
    IDN Times/Muhamad Iqbal

    Irna memastikan, nilai asetnya bertambah dari tahun ke tahun lantaran asetnya mayoritas berbentuk tanah. Selain itu, ia memastikan bahwa kepemilikan aset tersebut sudah ia miliki sebelum menjabat sebagai Bupati Pandeglang.

    "Kalo LHKPN sudah jelas diperbaharui nilainya setiap tahun, dari sebelum jadi bupati nilai asetnya sudah segitu, jika ada peningkatan, atas petunjuk KPK harus disesuaikan nilai atau harga tanah dengan harga terkini," kata Irna.

  2. 2. Kekayaan Irna Narulita mencapai Rp62 miliar

    Ilustrasi Harta Kekayaan (IDN Times/Aditya Pratama)
    Ilustrasi Harta Kekayaan (IDN Times/Aditya Pratama)

    Sebelumnya, melansir laman resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), elhkpn.kpk.go.id, Irna tercatat melaporkan harta kekayaan sejumlah Rp62 miliar atau tepatnya Rp62.562.624.825. Data ini dilaporkan kepada KPK pada 8 Februari 2023.

  3. 3. Irna memiliki 112 aset tanah bangunan, tersebar di Pandeglang hingga Sleman

    Bupati Pandeglang Irna Narulita (Instagram/irnadimyati)
    Bupati Pandeglang Irna Narulita (Instagram/irnadimyati)

    Dalam laporan tersebut Irna tercatat memiliki 112 aset berbentuk tanah dan bangunan senilai Rp60.600.521.970 atau Rp60 miliar lebih.

    Aset tanah bangunan tersebar dari Pandeglang, Serang, Jakarta Barat, hingga Sleman di Yogyakarta. Adapun mayoritas aset tersebut berada di Pandeglang.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More