Pantau Bandara Soetta, Menhub: Paper Tes Masih Positif Abu Vulkanik

- Bandara Soekarno-Hatta ditutup akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau; paper test pukul 12.00 WIB masih menunjukkan hasil positif dan dilakukan setiap 30 menit.
- Kementerian Perhubungan berkoordinasi dengan BMKG memantau arah angin serta abu di udara dan permukaan. Waktu pembukaan bandara belum dapat dipastikan karena cuaca dinamis.
- Penutupan berdampak pada 35 ribu penumpang dan 301 penerbangan, mencakup 233 domestik, 58 internasional, serta 10 kargo, melalui pembatalan, keterlambatan, dan pengalihan pendaratan.
Tangerang, IDN Times - Menteri Perhubungan, Dudi Purwagandhi, memantau penutupan Bandara Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Posko Terminal 1B, Minggu (6/9/2026). Dudi mengungkapkan, otoritas bandara hingga saat ini terus melakukan paper test setiap 30 menit untuk memantau sebaran abu vulkanik di bandara tersebut.
"Terakhir paper test di Bandara Soekarno-Hatta dilakukan pukul 12.00 WIB, dan hasilnya masih positif," kata Dudi.
1. Dudi sebut sebaran abu vulkanik di permukaan dan di udara juga masih ada

Menteri Perhubungan, Dudi Purwagandhi (IDN Times /Maya Aulia Aprilianti) Dudi menuturkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan BMKG terkait sebaran abu vulkanik tersebut. Di mana, setiap lapisan di ketinggian, arah angin berubah-ubah mulai dari ke arah Timur maupun Barat, sehingga pergeseran angin bakal selalu dipantau baik yang ada di udara maupun yang sudah sampai ke permukaan.
"Jadi, kami belum bisa memastikan kapan akan berakhir karena seperti mana kita ketahui bahwa cuaca tentunya mungkin terlalu dinamis," katanya.
2. Dudi ingin memastikan keselamatan penerbangan menjadi prioritas

Menteri Perhubungan, Dudi Purwagandhi (IDN Times /Maya Aulia Aprilianti) Dudi mengungkapkan, penutupan bandara saat ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan keselamatan penumpang pesawat. Untuk itu, nantinya pembukaan bandara juga tidak hanya berbekal dari hasil paper test yang negatif melainkan juga informasi dari BMKG terkait arah angin dan sebaran abu vulkanik.
"Jadi kami akan update terus. Namun kami juga mem-referensi kepada apa yang disampaikan oleh BMKG mengenai sebaran daripada debu vulkanik tersebut," jelasnya.
3. 35 ribu penumpang di Bandara Soetta terdampak penutupan

Suasana penumpang di Bandara Soekarno-Hatta usai ditutup dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti) Sementara itu, Aziz Fahmi Harahap, Branch Communication Division Head Injourney Airports kantor cabang Bandara Soetta mengungkapkan, saat ini terdapat 35 ribu penumpang di Bandara Soetta yang terdampak akibat penutupan tersebut. Di mana, ada 301 penerbangan yang terdampak dengan qkumulasi dari pembatalan penerbangan, keterlambatan penerbangan, pengalihan pendaratan penerbangan ke bandara lain, dan sebagainya.
"Jumlah tersebut terdiri dari 233 penerbangan domestik, 58 penerbangan internasional, dan 10 penerbangan kargo," kata Fahmi.

















