Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Penerbangan Garuda Indonesia Dibatalkan Hingga 7 September 2026

Tangerang
Penerbangan Garuda Indonesia Dibatalkan Hingga 7 September 2026
Pesawat Garuda Indonesia mendarat di Bandara Husein Sastranegara, Jumat(14/8/2026). (Dok.Humas Bandung)
  • Garuda Indonesia membatalkan seluruh penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, serta Lampung hingga 7 September 2026 pukul 12.00 WIB akibat penutupan tiga bandara karena abu vulkanik.
  • Maskapai melakukan pemeriksaan teknis armada dan akan membuka operasional bertahap setelah bandara dinyatakan siap; penumpang Garuda dapat mengajukan reschedule atau refund penuh hingga 14 September.
  • Citilink terdampak penutupan Soekarno-Hatta, Halim, Husein Sastranegara, dan Radin Inten II; penumpang bisa reschedule tanpa biaya tambahan atau refund sesuai ketentuan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tangerang, IDN Times - Dampak penutupan Bandara Soekarno-Hatta akibat adanya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, sejumlah maskapai memberikan sejumlah opsi untuk calon penumpangnya seperti penjadwalan kembali (reschedule) atau pengembalian dana tiket (refund). Salah satunya, maskapai Garuda Indonesia yang membatalkan seluruh penerbangannya hingga Senin, 7 September 2026 besok.

"Manajemen Garuda Indonesia membatalkan seluruh penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, dan Lampung hingga Senin (7/9/2026) pukul 12.00 WIB," tulis siaran pers yang diterima IDN Times.

  1. 1. Pembatalan tersebut terkait dengan penutupan 3 bandara

    potret Boeing 737 NG milik Garuda Indonesia di Bandara Adisutjipto
    potret Boeing 737 NG milik Garuda Indonesia di Bandara Adisutjipto (commons.wikimedia.org/Gunawan Kartapranata)

    Penyesuaian tersebut menyusul perpanjangan penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Husein Sastranegara, dan Bandara Radin Inten II oleh otoritas terkait. Sejalan dengan penyesuaian operasional tersebut, Garuda Indonesia melakukan pemeriksaan teknis secara menyeluruh terhadap pesawat terdampak sebagai bagian dari kesiapan operasional.

    "Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap armada yang kembali melayani penerbangan telah memenuhi seluruh standar keselamatan dan kelaikudaraan," tulisnya.

    Operasional penerbangan akan dilaksanakan kembali secara bertahap setelah bandara dinyatakan dapat beroperasi oleh otoritas terkait, seluruh persyaratan keselamatan terpenuhi, dan kesiapan armada telah dipastikan sesuai ketentuan yang berlaku.

  2. 2. Pengajuan reschedule dan refund bisa dilakukan hingga 14 September

    Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia
    Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia(www.garuda-indonesia.com)

    Garuda Indonesia memahami dampak kondisi ini terhadap rencana perjalanan penumpang. Bagi penumpang terdampak sesuai periode pembatalan penerbangan, tersedia opsi perubahan jadwal perjalanan maupun pengembalian dana penuh (full refund) sesuai ketentuan yang berlaku. Permohonan tersebut dapat diajukan hingga 14 September 2026.

    "Penumpang yang memiliki tiket penerbangan pada periode terdampak diimbau untuk mengecek status penerbangannya secara berkala melalui kanal resmi Garuda Indonesia sebelum menuju bandara," tulisnya.

    Garuda Indonesia terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi secara intensif dengan otoritas dan seluruh pemangku kepentingan terkait. Informasi terkini mengenai operasional penerbangan akan disampaikan secara berkala melalui kanal komunikasi resmi Garuda Indonesia.

  3. 3. Citilink bakal reschedule tiket tanpa tambahan biaya

    Pesawat Citilink terparkir di apron Bandara Ahmad Yani Semarang saat menjalani pengisian bahan bakar.
    Armada Citilink yang parkir di apron Bandara Ahmad Yani Semarang sedang mengisi bahan bakar. (IDN Times/Dok Humas Bandara Ahmad Yani)

    Dampak penutupan Bandara Soekarno-Hatta akibat adanya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, sejumlah maskapai memberikan sejumlah opsi untuk calon penumpangnya seperti penjadwalan kembali (reschedule) atau pengembalian dana tiket (refund). Salah satunya yakni maskapai Citilink.

    "Citilink menyediakan opsi perubahan jadwal penerbangan (reschedule) tanpa dikenakan biaya tambahan dan opsi pengembalian dana (refund) sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Tashia Scholz, Corporate Secretary & CSR Group Head Citilink, Minggu (6/9/2026).

    Selain itu, selain di Bandara Soekarno-Hatta, operasional penerbangan Citilink juga terdampak oleh penutupan sementara Bandara Halim Perdanakusuma (HLP), Bandara Husein Sastranegara (BDO) dan Bandar Udara Radin Inten II (TKG). Citilink mengimbau kepada seluruh penumpang yang penerbangannya terdampak untuk memantau status penerbangan melalui media sosial resmi Citilink.

    "Maupun menghubungi Contact Center di nomor 0804 1 080808, atau melalui fitur live chat Linka melalui WhatsApp 0811 1011 0808," katanya.

    Pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan otoritas penerbangan dan pihak terkait lainnya untuk memantau perkembangan kondisi sebaran abu vulkanik. Informasi mengenai kelanjutan operasional penerbangan akan disampaikan secara berkala sesuai perkembangan situasi.

    "Citilink menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang. Kami mengapresiasi pengertian dan kerja sama seluruh penumpang selama situasi ini. Hal ini kami lakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan," jelasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More