Maskapai di Soetta Tutup Turbin Pesawatnya, Cegah Abu Vulkanik Masuk

- Maskapai di Bandara Soekarno-Hatta menutup turbin pesawat yang terparkir dengan plastik transparan untuk mencegah partikel abu vulkanik masuk ke mesin.
- Injourney Airports memantau dan menginspeksi fasilitas kebandarudaraan, serta akan mengecek ulang runway dan apron sebelum bandara kembali beroperasi demi keselamatan.
- Penutupan Bandara Soekarno-Hatta diperpanjang hingga pukul 17.30 WIB setelah paper test masih mendeteksi abu vulkanik akibat erupsi Gunung Krakatau.
Tangerang, IDN Times - Maskapai yang pesawatnya masih terparkir di Bandara Soekarno-Hatta mulai melakukan penutupan turbin pesawatnya masing-masing. Pantauan IDN Times di lokasi, beberapa maskapai tersebut mulai dari Citilink hingga ANA Airways yang turbinnya ditutup menggunakan plastik transparan.
Aziz Fahmi Harahap, Branch Communication Division Head Injourney Airports kantor cabang Bandara Soetta, mengungkapkan hal tersebut dilakukan setelah berkoordinasi dengan stakeholder terkait.
"Kami setelah berkoordinasi dengan stakeholder kami yaitu otoritas bandara dan juga DKPPU untuk pesawat-pesawat yang mengalami around dipastikan sesuai ketentuan karena kita ketahui bahwa partikel abu vulkanik berbahaya bagi engine pesawat," kata Fahmi, Minggu (6/9/2026).
1. Fahmi juga memastikan lakukan pemantauan di sejumlah fasilitas pastikan dampak abu vulkanik

Turbin pesawat di Bandara Soetta ditutup hindari abu vulkanik (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti) Selain itu, Fahmi menuturkan, pihaknya terus melakukan pemantauan di sejumlah fasilitas terkait kebandarudaraan untuk memastikan tetap aman dan tak terdampak partikel abu vulkanik.
"Kami lakukan inspeksi dan memastikan dari sisi udara semuanya aman dan apabila abu vulkanik sudah tidak ada lagi dapat segera dipergunakan kembali," kata Fahmi.
2. Bandara Soetta memastikan akan lakukan cek ulang sebelum operasional bandara kembali dibuka

Turbin pesawat di Bandara Soetta ditutup hindari abu vulkanik (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti) Fahmi juga menegaskan, pihaknya bakal melakukan cek ulang terhadap seluruh fasilitas di sisi udara seperti runway, apron, dan sebagainya sebelum operasional bandara kembali dibuka. Hal tersebut untuk memastikan keamanan dan keselamatan penumpang.
"Karena terkait safety kami tidak mau bermain-main dan sebelum dipergunakan itu akan clear semua," jelasnya.
3. Penutupan Bandara Soetta diperpanjang hingga 17.30 WIB

Aziz Fahmi Harahap, Branch Communication Division Head Injourney Airports kantor cabang Bandara Soetta (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti) Sementara itu, penutupan Bandara Soetta juga kembali diperpanjang hingga 17.30 WIB mendatang. Hal tersebut berdasarkan hasil paper test yang masih positif abu vulkanik akibat erupsi gunung krakatau.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," kata Fahmi.


















