Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
HP Jurnalis Daus Terdeteksi di Pulau Sebesi, Sempat Kirim WA
5 jurnalis yang hilang di Selat Sunda (Dok. Istimewa/warga)
  • Polda Banten menyatakan ponsel milik Daus, jurnalis Anadolu yang hilang bersama tujuh orang di speedboat Arupandhtu 1, sempat terdeteksi di Pulau Sebesi, Lampung Selatan.
  • Pada Senin, 7 September 2026, jaringan BTS Pulau Sebesi merekam aktivitas elektronik ponsel iPhone 14 Daus, termasuk telepon, WhatsApp, SMS, atau chat WhatsApp.
  • Ponsel berkartu Telkomsel Halo itu kini tidak lagi terdeteksi atau dinyatakan mati; BTS Pulau Sebesi memiliki jangkauan penangkapan sinyal sekitar tiga kilometer.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pandeglang, IDN Times - Polda Banten mengungkap telepon seluler milik salah satu dari delapan orang yang hilang di perairan Selat Sunda sempat terdeteksi di kawasan Pulau Sebesi, Lampung Selatan.

Ponsel tersebut diketahui milik Daus, jurnalis Anadolu yang berada di dalam speedboat Arupandhtu 1 bersama empat jurnalis dan tiga kru kapal.

1. Terdeteksi sebelum dinyatakan hilang kontak

Kapal Basarnas sisir perairan Selat Sunda cari 8 orang hilang (Dok. Khaerul Anwar)

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, berdasarkan pengecekan Polda Banten, nomor telepon Daus masih terdeteksi pada hari pertama sebelum rombongan dinyatakan hilang kontak. "Nomor handphone penumpang hasil pengecekan dari Polda Banten yang masih terdeteksi di hari pertama dinyatakan hilang itu adalah milik Daus dari jurnalis Anadolu," kata Maruli.

Nomor tersebut menggunakan kartu Telkomsel Halo dan terpasang pada iPhone 14. Maruli mengatakan, sinyal ponsel Daus terdeteksi di wilayah Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, tepatnya di kawasan Tejang, Pulau Sebesi.

"Handphone-nya Apple iPhone 14. Terdeteksi itu di wilayah Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Rajabasa, Tejang, Pulau Sebesi," ujarnya.

2. Sempat ada aktivitas elektronik

Kapal Basarnas sisir perairan Selat Sunda cari 8 orang hilang (Dok. Khaerul Anwar)

Menurut Maruli, pada hari Senin (7/9/2026), masih terdapat aktivitas elektronik dari ponsel tersebut yang tercatat melalui jaringan tower BTS di kawasan Pulau Sebesi. Aktivitas itu antara lain berupa komunikasi melalui telepon, WhatsApp, SMS, maupun percakapan WhatsApp yang terekam jaringan BTS.

"Masih ditemukan adanya transaksi elektronik di handphone tersebut. Berarti itu di hari Senin. Melalui telepon atau telepon WA atau SMS atau chat WA yang ter-record di tower BTS di daerah Pulau Sebesi," katanya.

3. Tower BTS mampu menangkap sinyal 3 kilometer

Masyarakat dan keluarga korban melakukan pencarian di Pulau Sekitar Krakatau (Dok. Relawan)

Maruli menyatakan ponsel tersebut akhirnya tidak terdeteksi kembali . "Artinya handphone tersebut sampai dengan hari ini dinyatakan off. Tidak ada menyala," ujarnya.

Maruli menjelaskan, BTS di Pulau Sebesi mampu menangkap sinyal dari ponsel tersebut dalam radius sekitar tiga kilometer. "Tower BTS di Sebesi tersebut mampu menangkap sinyal handphone dari yang kami sampaikan di atas. Jarak radiusnya lebih kurang untuk menangkap itu lebih kurang 3 kilometer," kata dia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article