Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jadi Akses Utama, Jembatan Gantung di Muhara Lebak Sering Makan Korban
Ilustrasi Jembatan (IDN Times/Dwi Agustiar)

Lebak, IDN Times - Warga terjatuh di jembatan gantung penyeberangan Sungai Cibeurang ternyata bukan sekali terjadi. Kejadian tersebut sudah berulang kali terjadi di akses penting yang menghubungkan wilayah Cipanas, Lebak Gedong hingga ke Cibeber Kabupaten Lebak.

Jembatan ini kini menjadi satu-satunya akses pengganti jembatan utama yang roboh dihantam aliran sungai pada awal 2020 lalu ini.

1. Banyak warga terpeleset, kawat pengaman pun kerap jebol

Dok. IDN Times/ist

Jaro Yayat tokoh masyarakat setempat mengatakan, akibat banyaknya warga yang terpeleset, kondisi jembatan gantung kini semakin membahayakan penggunanya.

"Kawat pinggirnya udah pada jebol akibat banyak yang terpeleset," kata Jaro Yayat, Rabu (15/9/2021).

2. Kondisi jembatan, bikin warga rentan jatuh

ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Jaro Yayat mengungkapkan, kondisi itu berbahaya bagi penduduk karena ketinggian jembatan terhadap muka air setinggi 10 meter.

Sebelumnya, sebuah sepeda motor yang ditumpangi satu keluarga terjatuh ke sungai saat melintasi jembatan gantung di Sungai Cibeurang, Kampung Muhara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebakgedong, Rabu (15/9/2021) sekitar pukul 9.30 pagi.

Tokoh kampung setempat bernama Jaro Yayat kepada IDN Times mengatakan, sepeda motor tersebut ditumpangi tiga orang, pria berusia sekitar 30 tahun bersama istri dan anaknya yang berumur tujuh tahun.

"Bawa motor dia bertiga, suami, istri dan anaknya. Pas di tengah jembatan kepeleset akhirnya terjatuh. Yang pertama jatuhnya itu anaknya. Terus istrinya, kalo suaminya ngegantung gak jatuh," kata Jaro Yayat melalui sambungan telepon.

3. Tak ada korban jiwa dalam insiden sepeda motorsekeluarga terpeleset di jembatan

Dok. Jaro Yayat

Jaro Yayat mengatakan, warga yang melihat kejadian tersebut langsung berenang mengarungi sungai untuk menolong dua istri dan anak pengendara motor. Sementara warga dari atas jembatan, menolong sang suami yang bergelantungan di bawah jembatan untuk menyelamatkan diri.

"Warga langsung turun ke sungai, karena korban gak bisa berenang takut kenapa-kenapa," kata Jaro Yayat. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. 

Curated For You

Editorial Team

Related Article