Tangerang Selatan, IDN Times – Warga Perumahan Serpong Lagoon, Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, menghentikan penggunaan air yang didistribusikan PT Arfa Putra Soegama, pasca kasus gangguan kesehatan yang dikaitkan dengan bakteri E. coli pada jaringan air perumahan. Warga mengandalkan air kemasan galon untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut membuat pengeluaran bertambah lantaran kebutuhan air bersih tetap harus dipenuhi.
Anis Silvia, salah seorang warga Serpong Lagoon, mengatakan warga tidak bisa mengurangi kebutuhan air bersih meski untuk sementara menghentikan penggunaan air jaringan perumahan. “Jadi, anggap saja kalau 10 galon per hari itu Rp200 ribu per hari,” ungkap Anis, Kamis (22/10/2026). Menurut Anis, harga air kemasan yang dibeli warga rata-rata sekitar Rp22 ribu per galon.
