KMP Batumandi Terbakar, Gubernur Banten Minta ASDP Evaluasi SOP Keselamatan

Gubernur Banten Andra Soni meminta operator penyeberangan memperketat SOP keselamatan setelah KMP Batumandi terbakar di perairan Merak, sementara penyebabnya masih diselidiki KNKT dan kepolisian.
Dari 420 penumpang, 16 orang sempat mendapat perawatan akibat syok, sesak napas, dan luka ringan; seluruhnya telah tertangani, sementara ASDP memfasilitasi kepulangan penumpang.
Pemprov Banten berkoordinasi dengan ASDP terkait biaya perawatan, sedangkan ASDP dan Jasa Raharja mendata kerugian penumpang untuk penggantian yang mekanismenya masih dikonsolidasikan.
Cilegon, IDN Times – Gubernur Banten Andra Soni meminta operator kapal penyeberangan memperketat penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan menyusul kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Batumandi di perairan Merak, Kota Cilegon, Selasa (20/10/2026).
Ia meminta operator kapal memastikan seluruh prosedur keselamatan dijalankan sesuai ketentuan untuk mencegah kejadian serupa.
1. Berharap insiden serupa tak terulang

Gubernur Banten Andra Soni saat berbincang dengan para korban KMP Batumandi (Dok. IDN Times/Istimewa) Andra mengatakan, keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama dalam operasional transportasi laut. Ia berharap insiden serupa tidak terjadi kembali, meski penyebab kebakaran KMP Batumandi hingga kini belum diketahui.
“Tentu kita berharap ke depan kejadian kapal penumpang kebakaran serupa tidak terulang. Namun, saat ini kita tidak bisa menyimpulkan apa penyebabnya karena memang ini wilayah KNKT. Kita menunggu hasil investigasinya,” kata Andra.2. Sebanyak 16 penumpang sempat mendapat perawatan medis

Kapal KMP Batumandi terbakar di Perairan Merak (Dok. IDN Times/Istimewa) Andra mengatakan, berdasarkan informasi dari ASDP, dari 420 sebanyak 16 penumpang sempat mendapatkan penanganan medis setelah proses evakuasi. Rinciannya, 11 orang ditangani di Puskesmas Pulomerak dan lima orang di Rumah Sakit Krakatau Medika. Mereka mengalami sejumlah kondisi, mulai dari syok, sesak napas, hingga luka ringan.
Andra memastikan seluruh penumpang yang sempat mendapatkan perawatan telah tertangani. Sementara itu, penumpang yang ingin kembali ke rumah masing-masing telah difasilitasi oleh ASDP.
"Pemerintah Provinsi Banten juga terus berkoordinasi dengan ASDP untuk memastikan keselamatan dan kebutuhan penumpang pascakebakaran," katanya.3. Pemprov Banten koordinasikan biaya perawatan

Kapal KMP Batumandi terbakar di Perairan Merak (Dok. IDN Times/Istimewa) Terkait biaya perawatan penumpang yang sempat dirawat di rumah sakit dan puskesmas, Andra mengatakan pihaknya akan mengoordinasikan hal tersebut lebih lanjut. “Insyaallah, nanti kita akan koordinasikan terus. Karena hak penumpang salah satunya mendapatkan pelayanan kesehatan apabila mengalami sesuatu dalam perjalanan,” ujarnya.
Di sisi lain, ASDP bersama PT Jasa Raharja masih melakukan pendataan kerugian penumpang sebagai dasar pemberian penggantian bagi pihak yang terdampak kebakaran. Besaran dan mekanisme penggantian belum dapat dipastikan karena proses konsolidasi dan pendataan masih berlangsung.
Penyebab kebakaran KMP Batumandi juga masih menunggu hasil investigasi KNKT dan kepolisian.



















