Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kasus Leptospirosis Akibat Tikus Ada di Kabupaten Tangerang

Kasus Leptospirosis Akibat Tikus Ada di Kabupaten Tangerang
ilustrasi seekor tikus dalam perangkap (pexels.com/@ardeshir-etemad-15500)
Share Article

Tangerang, IDN Times - Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang melalui Puskesmas Kronjo bersama Tim Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Jakarta melakukan survailans sentinel kepadatan tikus.

Hal ini dilakukan setelah ditemukan kasus positif leptospirosis di wilayah kecamatan berdasarkan hasil pemeriksaan PCR Laboratoriun BBTKLPP Jakarta.

Kepala Puskesmas Kronjo, dr Udin Suprayogi, mengutarakan leptospirosis adalah penyakit zoonosis yang disebabkan bakteri Leptospira. "Bakteri ini dapat menyebar melalui urine atau darah hewan yang terinfeksi," kata Udin dalam keterangan tertulis, Senin (13/2/2023).

1. Tikus jadi perantara leptospirosis

Dok. Pemkab Tangerang
Dok. Pemkab Tangerang

Udin mengatakan, ada beberapa hewan yang bisa menjadi perantara penyebaran leptospirosis, di antaranya tikus, sapi, anjing dan babi. Leptospirosis menyebar melalu air dan tanah yang sudah terkontaminasi urine hewan yang terkena bakteri Leptospira.

"Seseorang dapat terserang leptospirosis ketika terkena urine hewan tersebut atau kontak langsung dengan air atau tanah yang sudah terkontaminasi dengan bakteri Leptospira," jelas Udin.

2. Ini gejala klinisnya

Pexels/Tanner Johnson
Pexels/Tanner Johnson

Sedangkan untuk gejala klinis leptospirosis bervariasi, mulai tanpa gejala sampai sangat berat seperti panas tinggi, nyeri sendi dan otot yang hebat. "Kelainan pernapasan, hati, ginjal hingga penurunan kesadaran," kata dia.

Udin menyampaikan, untuk pengumpulan data dilakukan pemasangan 30 trap untuk penangkapan tikus, yang dipasang di tiga desa wilayah kerja Puskesmas Kronjo.

Tikus yang tertangkap akan diindetifikasi spesies. Lalu dilakukan pembedahan untuk diambil ginjalnya. Langkah ini untuk isolasi bakteri pathogen, dilanjutkan dengan pemeriksaan PCR Hati Tikus di BBTKLPP Jakarta.

3. Udin berharap faktor penyebab kasus ini segera diungkap

Dok. Pemkab Tangerang
Dok. Pemkab Tangerang

Dengan adanya kegiatan ini, Udin berharap, akan dapat diketahui faktor resiko terjadinya leptospirisis di wilayah kerja puskesmas Kronjo.

"Sehingga langkah lanjutnya dapat ditingkatkan kewaspadaan masyarakat dan kesadaran pentingnya menjaga prilaku hidup bersih dan sehat," tukasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Muhammad Iqbal
Ita Lismawati F Malau
Muhammad Iqbal
EditorMuhammad Iqbal

Latest News Banten

See More

Kesal Disebut Mokondo, Pria di Serang Bunuh Teman Wanitanya

25 Mei 2026, 21:31 WIBNews