Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Keluarga Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda Masih Menunggu Kabar

Kab. Serang
Keluarga Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda Masih Menunggu Kabar
5 jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda (Dok. Istimewa)
  • Keluarga M. Bagus Khoirunnas, jurnalis foto LKBN Antara, masih menunggu kepastian kondisi dan keberadaannya setelah ia hilang kontak saat meliput Gunung Anak Krakatau.
  • Mansyur, ayah Bagus, memantau pencarian melalui grup Basarnas Banten dan berharap putranya bersama empat jurnalis lain di kapal segera ditemukan selamat.
  • Rombongan berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, menuju Gunung Anak Krakatau pada 7 September 2026; komunikasi terakhir pukul 14.42 WIB sebelum terputus pukul 15.04 WIB.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Serang, IDN Times - Keluarga dari M. Bagus Khoirunnas, jurnalis foto LKBN Antara yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK), masih menunggu kabar mengenai keberadaannya.

Ayah Bagus, Mansyur mengatakan, hingga kini, keluarga belum mendapatkan informasi pasti mengenai kondisi putranya. Mereka sejauh ini mengikuti perkembangan pencarian melalui grup komunikasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten.

“Informasi terakhir saya tahunya dari grup Basarnas katanya 5 wartawan hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau,” kata Mansyur, Rabu (9/9/2026).

  1. 1. Keluarga berharap Bagus segera ditemukan

    Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda antara Jawa dan Sumatra di Indonesia.
    Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda antara Jawa dan Sumatra di Indonesia. (commons.wikimedia.org/Lord Mountbatten)

    Mansyur mengatakan, keluarga terus memantau proses pencarian Bagus bersama sejumlah jurnalis lain yang berada dalam kapal tersebut.

    Namun, hingga saat ini keluarga belum mengetahui posisi maupun kondisi terakhir Bagus. Mereka berharap tim SAR segera menemukan rombongan tersebut dan memberikan kabar kepada keluarga.

    “Saya menunggu lah semoga selamat,” ujar Mansyur.

    Mansyur mengaku sempat berada di Pos Pemantauan GAK di Pasauran pada Senin (7/9/2026). Saat itu, ia bertemu sejumlah jurnalis dan sempat menanyakan keberadaan Bagus.

    “Sebelumnya juga kemarin Senin saya liputan ke Pasauran (Pos Pemantauan GAK), saya ketemu jurnalis lain nanya lihat Bagus gak. Katanya lihat bawa mobil kantor, katanya rupanya dia nunggu, diperkirakan jam 3-4 lah berangkat,” tuturnya.

  2. 2. Bagus berangkat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau

    Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda antara Jawa dan Sumatra di Indonesia.
    Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda antara Jawa dan Sumatra di Indonesia. (commons.wikimedia.org/flydime)

    Bagus diketahui berada di kawasan sekitar Gunung Anak Krakatau untuk menjalankan tugas jurnalistik seiring meningkatnya aktivitas vulkanik gunung tersebut.

    Rombongan jurnalis dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Mereka bertolak dari Dermaga Pagedongan, Kecamatan Carita, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan GAK.

    Komunikasi terakhir dengan rombongan tercatat sekitar pukul 14.42 WIB. Saat itu, salah seorang di dalam kapal mengirimkan titik lokasi terkini kepada jurnalis di Lampung bernama Abay.

    Namun, sekitar pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan kapal tersebut terputus.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More