Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Maskapai-OTA Wajib Refund 100 Persen Tiket Dampak Tutupnya Bandara

Tangerang
Maskapai-OTA Wajib Refund 100 Persen Tiket Dampak Tutupnya Bandara
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
  • AHY mewajibkan maskapai dan OTA mengembalikan dana tiket 100 persen bagi penumpang terdampak penutupan bandara akibat abu vulkanik, baik lewat kanal online maupun langsung di bandara.
  • Selama dua hari penutupan, 2.961 penerbangan terdampak, terdiri dari 2.339 domestik dan sekitar 600–622 internasional, dengan kurang lebih 341.000 penumpang mengalami pembatalan atau terdampar.
  • Menhub Dudi Purwagandhi meminta penumpang bersabar karena volume pengajuan besar; refund dapat lebih lama bila nama pembeli, tiket, identitas, atau rekening tidak sesuai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tangerang, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono meminta maskapai maupun online travel agent (OTA) untuk refund atau pengembalian dana tiket calon penumpang terdampak penutupan bandara akibat abu vulkanik dilakukan 100 persen. Hal tersebut sesuai dengan aturan yang telah disosialisasikan ke maskapai maupun OTA.

"Yang refund itu 100 persen harus dikembalikan baik secara online maupun datang langsung ke bandara. Ini juga sudah disampaikan kepada OTA, Online Travel Agents, untuk juga memastikan mengikuti kebijakan ini," kata AHY, Senin (7/9/2026) di Bandara Soekarno-Hatta.

  1. 1. Ada 341 ribu penumpang yang terdampak selama 2 hari penutupan

    Para penumpang berada di area Bandara Soekarno-Hatta setelah operasional bandara terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
    Suasana penumpang di Bandara Soekarno-Hatta usai ditutup dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

    Pantauan IDN Times di lokasi, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta pada Senin, 7 September 2026 pukul 17.00 WIB terlihat lebih lengang dibandingkan hari sebelumnya usai penutupan operasionalnya akibat adanya sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Terlihat, area check-in yang sempat mengular saat ini sudah terlihat kosong.

    Meski begitu, masih terdapat calon penumpang yang datang dan berupaya mencari informasi mengenai pengembalian tiket hingga penjadwalan kembali penerbangannya.

    AHY mengungkapkan, tercatat ada 2.961 penerbangan yang terdampak, di antaranya adalah 2.339 penerbangan domestik dan 600—622 penerbangan internasional.

    "Dan ada kurang lebih 341 ribu penumpang yang terdampak, apakah stranded di bandara-bandara maupun akhirnya harus membatalkan penerbangannya," katanya.

  2. 2. Menhub minta penumpang sedikit bersabar dengan prose refund

    Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhi dalam potret yang diabadikan oleh Maya Aulia Aprilianti untuk IDN Times.
    Menteri Perhubungan, Dudi Purwagandhi (IDN Times /Maya Aulia Aprilianti)

    Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhi menyebut, lantaran proses refund yang diajukan lebih dari 300 ribu calon penumpang, hal tersebut memerlukan proses yang kemungkinan tidak bisa selesai dalam satu hari. Berdasarkan aturan, proses refund maksimal 3 bulan.

    Namun demikian, ia telah meminta maskapai dan OTA untuk mempercepat proses tersebut, apalagi dengan data yang diberikan oleh penumpang kepada maskapai, pihaknya memastikan akan mengontrol bahwa penumpang mendapatkan haknya pengembalian 100 persen.

    "Kami juga berkoordinasi dengan OTA, karena memang ada beberapa kebijakan OTA yang mungkin harus disinkronkan dengan airlines. Jadi kami sudah menyampaikan juga melalui Otoritas Bandar Udara untuk berkoordinasi dengan para OTA bahwa kebijakan refund 100 persen harus diikuti juga oleh mereka," jelasnya.

  3. 3. Proses refund bisa lebih lama jika ada ketidaksesuaian data rekening

    Penumpang berada di area Bandara Soekarno-Hatta setelah bandara ditutup akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
    Suasana penumpang di Bandara Soekarno-Hatta usai ditutup dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

    Selain itu, Dudi menerangkan, dalam beberapa kasus, proses pengembalian dana juga bisa lebih lama jika ditemukan adanya ketidaksesuaian data. Misalnya saja, nama yang membeli tiket berbeda dengan nama di tiket maupun nomor rekening yang berbeda nama.

    "Nah ini kami antisipasi, kami sampaikan kepada masyarakat, namun walaupun demikian, itu tidak menghilangkan hak-hak mereka. Kita akan merujuk kepada boarding ticket-nya mereka, identitasnya mereka, ya. Kemudian juga rekening yang disampaikan juga harus sama dengan rekening nama yang tercantum di dalam boarding pass mereka atau tiket mereka," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More