Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Penutupan Bandara Soetta Masih Berlangsung Hingga Pukul 24.00 WIB

Tangerang
Penutupan Bandara Soetta Masih Berlangsung Hingga Pukul 24.00 WIB
Suasana penumpang di Bandara Soekarno-Hatta usai ditutup dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
  • Kemenhub memperpanjang penutupan enam bandara terdampak hingga pukul 24.00 WIB, meski hasil paper test di lima bandara negatif; Bandara Radin Inten II masih positif.
  • Perpanjangan digunakan untuk membersihkan runway, taxiway, apron, serta pesawat dari debu vulkanik Gunung Anak Krakatau demi memastikan keselamatan penumpang dan awak kabin.
  • Pemerintah menambah Palembang, Pekanbaru, Pontianak, dan Balikpapan sebagai bandara pengalihan penerbangan yang beroperasi 24 jam, melengkapi bandara alternatif sebelumnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tangerang, IDN Times - Menteri Perhubungan, Dudi Purwagandhi menegaskan, pihaknya masih akan melakukan penutupan terhadap 6 bandara terdampak, yakni Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara, Budiarto, Pondok Cabe, Taufik Kiemas meskipun hasil paper test menunjukkan hasil negatif. Sementara, hasil paper test di Bandara Radin Inten II masih menunjukkan hasil positif.

"Kami rencananya akan memperpanjang sampai pukul 24.00 WIB," kata Dudi, Senin (7/9/2026) di Bandara Soekarno-Hatta.

  1. 1. Penutupan dilakukan untuk memberikan waktu pembersihan landasan

    Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhi dalam potret yang diabadikan oleh Maya Aulia Aprilianti untuk IDN Times.
    Menteri Perhubungan, Dudi Purwagandhi (IDN Times /Maya Aulia Aprilianti)

    Perpanjangan penutupan dilakukan untuk memberikan waktu kepada pihak bandara untuk membersihkan runway, taxiway dan apron, dan juga memberikan kesempatan kepada para operator, airlines, untuk menyiapkan pesawatnya karena harus membersihkan dari debu-debu yang ada.

    "Jadi kita ingin memastikan semua berjalan dengan baik dan paling penting bahwa kegiatan ini untuk keselamatan. Jadi kita tidak boleh tergesa-gesa," katanya.

  2. 2. Dudi sebut tak ingin mengesampingkan aspek keselamatan

    Penumpang berada di area Bandara Soekarno-Hatta setelah bandara ditutup akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
    Suasana penumpang di Bandara Soekarno-Hatta usai ditutup dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

    Dudi menyebut, pihaknya tak ingin asal cepat dalam pembukaan operasional bandara-bandara yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Pasalnya, keselamatan dari penumpang dan awak kabin tak bisa ditoleransi.

    "Tadi saya sampaikan ke Pak Menko bahwa ini bukan soal prestasi, tapi ini adalah soal keselamatan. Jadi kita tidak ingin di-drive karena masalah ingin cepat-cepat, tapi kemudian mengesampingkan aspek keselamatan," jelasnya.

  3. 3. Terdapat tambahan bandara tempat pengalihan penerbangan

    Potret Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dalam sebuah kesempatan.
    Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

    Sementara itu, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, lantaran perpanjangan penutupan tersebut, pihaknya kembali menambah beberapa bandara yang bisa digunakan maskapai untuk mengalihkan penerbangannya, yakni Palembang, Pekanbaru, Pontianak, Balikpapan, dan Palembang.

    Sebelumnya, bandara yang ditunjuk untuk pengalihan penerbangan yakni Majalengka, Semarang, Surakarta, Yogyakarta, Kulon Progo, dan Surabaya.

    "Bandara tersebut akan beroperasi 24 jam, jadi itu membuktikan bahwa kami semua berupaya agar ketika terjadi situasi yang tidak kita kehendaki, tetapi konektivitas masih harus terus dicarikan solusinya dengan pengalihan," tuturnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More