Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Erupsi Anak Krakatau, Pelabuhan Merak Tetap Beroperasi Normal

Kota Serang
Erupsi Anak Krakatau, Pelabuhan Merak Tetap Beroperasi Normal
Kendaraan pemudik tengah antre naik kapal di Pelabuhan Merak (Dok. Khaerul Anwar)
  • Penyeberangan Merak-Bakauheni tetap beroperasi normal meski Anak Krakatau erupsi, dengan ASDP mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa.
  • ASDP memperketat pemantauan cuaca serta perairan, menyiagakan armada dan petugas, serta berkoordinasi dengan regulator dan BMKG untuk menentukan operasional.
  • Sebanyak 32 kapal disiapkan dari Merak dan 28 dari Bakauheni; KSOP meminta kapal di Selat Sunda waspada terhadap potensi gangguan vulkanik dan navigasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Serang, IDN Times - Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten menuju Bakauheni, Lampung, masih berjalan normal meski erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada wilayah sekitar Selat Sunda.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, memastikan operasional lintasan Merak-Bakauheni tetap berjalan dengan mengedepankan aspek keselamatan.

"Operasional penyeberangan pada lintasan Merak-Bakauheni masih berjalan normal. Di tengah dinamika kondisi yang ada," kata Heru melalui keterangan tertulis, Senin (7/9/2026).

  1. 1. Mesti tetap beroperasi, ASDP tingkatkan kewaspadaan

    IMG-20260319-WA0044.jpg
    Antrean mobil di Pelabuhan Merak (Dok. Khaerul Anwar)

    Meski layanan tetap berjalan, ASDP meningkatkan langkah antisipasi dengan memperkuat pemantauan kondisi cuaca dan lingkungan perairan. Armada serta petugas di lapangan juga disiapkan untuk memastikan keselamatan pengguna jasa dan pelayaran.

    Heru menegaskan ASDP akan terus memastikan layanan penyeberangan berjalan aman dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa.

    "Dalam situasi pasca aktivitas GAK, kami terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan regulator serta BMKG agar setiap keputusan operasional dapat dilakukan secara tepat dengan mempertimbangkan kondisi terkini di lapangan," ujarnya.

  2. 2. Sebanyak 32 Kapal Disiapkan di Merak

    Potret Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten
    Potret Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten (unsplash.com/ammar_andiko)

    ASDP menyiapkan 32 kapal untuk melayani pengguna jasa dari Pelabuhan Merak. Sementara dari sisi Bakauheni, terdapat 28 kapal yang beroperasi.
    Dari sisi produksi layanan, Cabang Merak mencatat 32.280 penumpang dan 8.629 kendaraan pada Jumat (4/9/2026). Kemudian pada Sabtu (5/9/2026), tercatat 28.826 penumpang dan 8.075 kendaraan.

    "Volume kendaraan pada Sabtu turun sekitar 6,42 persen dibandingkan sehari sebelumnya. Meski terjadi penurunan, layanan penyeberangan tetap berjalan sesuai kondisi operasional," katanya.

  3. 3. Kapal diminta waspada di Selat Sunda

    Pelabuhan Merak
    Pelabuhan Merak (IDN Times/Muhamad Iqbal)

    Di sisi lain, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten, Raden Yogie Nugraha, meminta seluruh kapal yang melintas di Selat Sunda meningkatkan kewaspadaan menyusul status siaga Gunung Anak Krakatau.

    Menurutnya, aktivitas vulkanik gunung api tersebut berpotensi berupa letusan, lontaran material vulkanik hingga abu vulkanik yang dapat mengganggu keselamatan navigasi.

    "Kemungkinan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang dapat berupa letusan, lontaran material vulkanik, abu vulkanik, maupun gangguan terhadap keselamatan navigasi," kata Yogie.

    Ia meminta para nakhoda terus memantau perkembangan informasi resmi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau yang diterbitkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

    "Dengan kondisi tersebut, aktivitas penyeberangan Merak-Bakauheni masih berlangsung, namun pengawasan terhadap kondisi perairan dan aktivitas vulkanik terus diperketat demi memastikan keselamatan pelayaran," katanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More