Maruar Minta Citra Maja City Prioritaskan Wong Cilik Bisa Punya Rumah

- Menteri PKP, Maruar Sirait, memprioritaskan guru, tenaga migran, dan perawat sebagai 'wong cilik' untuk memiliki rumah.
- Maruar berharap ketiga profesi tersebut dapat mendapatkan rumah agar bisa bahagia.
- Managing Director Ciputra Group berkomitmen mendukung pemerintah dalam penyediaan perumahan yang layak dan terjangkau.
Lebak, IDN Times - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruar Sirait melakukan kunjungan kerja ke proyek kota baru Maja, di Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Salah satu kunjungannya, Maruar mendatangi pengembang Citra Maja City milik pengembang Ciputra Group.
Dalam kunjungan tersebut, Maruar meminta pengembang Citra Maja City untuk memberi kesempatan bagi 'wong cilik' untuk bisa memiliki rumah.
"Pak Budiarsa, tolong juga kasih kesempatan rakyat kita menikmati fasilitas. MBR (rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah) itu berapa pak? 166 juta. Bayangin Ciputra bisa membuat tanahnya 60 meter untuk MBR tanpa subsidi dengan fasilitas seperti ini," kata Maruar, Kamis (20/3/2025).
1. Ini tiga profesi yang harus jadi prioritas

Maruar mengatakan, tiga profesi wong cilik yang harus diprioritaskan adalah guru, tenaga migran, dan perawat atau tenaga kesehatan.
"Tolong Pak, wong cilik dibantu, sesudah guru, tenaga migran. Selanjutnya, kita alokasikan buat perawat-perawat supaya wong cilik itu kita perjuangankan," kata dia.
Maruarar berharap, jika ketiga kelompok itu bisa medapatkan rumah, mereka bisa bahagia.
2. Citra Maja City siap dukung program pemerintah

Sementara itu Managing Director Ciputra Group, Budiarsa Sastrawinata mengatakan, pihaknya merasa terhormat atas kunjungan Maruar tersebut. Pihaknya mengaku, berkomitmen penuh untuk mendukung pemerintah dalam penyediaan perumahan yang layak dan terjangkau.
"Melalui Citra Maja City kami menawarkan hunian berkualitas dengan harga terjangkau tanpa mengesampingkan kenyamanan dan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat," kata Budiarsa.




















