Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Waspadai Kejadian Usai Vaksinasi, 18 Dokter Spesialis Disiagakan

Kab. Tangerang
Waspadai Kejadian Usai Vaksinasi, 18 Dokter Spesialis Disiagakan
Default Image IDN
Share Article

Kabupaten Tangerang, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Tangerang memulai vaksinasi tahap kedua yang menyasar petugas pelayan publik, Kamis (25/2/2021). Dalam vaksinasi tersebut, sebanyak 25.155 tercatat akan divaksinasi. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, dalam vaksin hari pertama tersebut, sebanyak 370 orang akan divaksinasi. 

"Terdiri dari petugas lapangan seperti petugas Satpol PP, Dinas Perhubungan, pegawai kecamatan dan kelurahan," ujar Maesyal. 

  1. 1. Sebanyak 18 petugas kesehatan siap melayani vaksinasi di lokasi

    default-image.png
    Default Image IDN

    Maesyal mengungkapkan, pihaknya menyiapkan tiga tim khusus dalam proses penyuntikan vaksin COVID-19 kepada para petugas pelayan publik. Tiga tim tersebut terdiri dari empat meja tahapan vaksinasi, mulai dari pendataan, pemeriksaan kesehatan, penyuntikan hingga observasi.

    "Masing-masing tim ada empat meja tahapan suntik vaksin, dengan petugas kesehatan yang diturunkan, yakni 18 orang untuk 370 penerima vaksin yang hari disuntik," jelas Maesyal. 

  2. 2. Sebanyak 18 dokter spesialis juga disiagakan pantau kondisi peserta usai vaksinasi

    default-image.png
    Default Image IDN

    Tak hanya itu, Maesyal menyebut, pihaknya juga telah menyiapkan petugas khusus bila nantinya ditemukan kondisi  Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

    "Jadi jika terjadi efek yang tidak wajar, kita langsung siagakan 18 dokter spesialis untuk melayani kondisi KIPI dengan tiga rumah sakit sebagai rujukan, yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang, RSUD Balaraja dan RSUD Pakuhaji," ungkapnya.

  3. 3. Vaksin tahap dua ditargetkan selesai Maret 2021

    default-image.png
    Default Image IDN

    Sementara itu, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi mengatakan, penyuntikan vaksin kepada petugas pelayanan publik ini akan ditargetkan selesai pada Maret 2021 baik itu termin satu dan dua.

    "Maret selesai semua, dan nanti kita lanjut di tahapan ketiga dan keempat dengan sasaran masyarakat umum. Di mana tentunya, akan kita buka pendaftaran dan pendataan melalui sistem online," ujarnya.

Share Article

Related Articles

See More