Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kebakaran di Cipondoh Tangerang, 4 Orang Dalam Satu Rumah Tewas

Kota Tangerang
Kebakaran di Cipondoh Tangerang, 4 Orang Dalam Satu Rumah Tewas
Ilustrasi rumah terbakar (IDN Times/Arief Rahmat)
Share Article

Kota Tangerang, IDN Times - Empat orang tewas dalam kebakaran Perumahan Metland Puri Blok B, Petir, Cipondoh, Kota Tangerang, pada Rabu (9/11/2021) pagi. Keempat orang itu merupakan satu keluarga. 

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim mengatakan, kebakaran di Cipondoh yang menimbulkan korban jiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB.

  1. 1. Satu korban tewas belum terdeteksi

    Foto hanya ilustrasi. (IDN Times/Imam Rosidin)
    Foto hanya ilustrasi. (IDN Times/Imam Rosidin)

    Adapun keempat korban berinisial J (35), E (31), JA (5), dan satu perempuan tak dikenal.

    "Satu korban Mrs X alias belum diketahui identitasnya. Umur sekira 60 tahun," kata Abdul dalam keterangannya.

  2. 2. Begini kronologi kejadian

    Ilustrasi kebakaran (IDN Times/Mardya Shakti)
    Ilustrasi kebakaran (IDN Times/Mardya Shakti)

    Abdul menuturkan kronologi kebakaran yang menewaskan empat orang itu bermula dari salah seorang tetangga korban sekaligus saksi mendengar suara gaduh seperti suara benda yang terjatuh.

    Selain itu, saksi tersebut juga melihat asap yang masuk ke kediamannya. Saat saksi keluar dari kediamannya, ternyata asap tersebut muncul dari kebakaran di rumah yang berada persis di sebelahnya.

    "Saksi kemudian keluar rumah dan melihat api di sebelah kiri rumahnya sudah membesar. Dia kemudian berteriak minta tolong, hingga didengar oleh saksi lainnya. Saksi lalu memberitahukan kepada Ketua RT setempat," kata dia.

    Warga lantas mengubungi pemadam kebakaran. Tim pemadam langsung mendatangi TKP dan memadamkan api yang berkobar.

    "Saat api padam, diketahui ada empat korban orang meninggal posisi ada dalam rumah," ungkap Abdul.

  3. 3. Kebakaran diduga dari arus listrik

    Ilustrasi listrik (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi listrik (IDN Times/Arief Rahmat)

    Dalam keterangan tersebut, Abdul menduga bahwa kebakaran itu disebabkan oleh korsleting listrik. Dia menaksir kerugian yang dialamu mencapai Rp600 juta.

Share Article

Related Articles

See More