PDIP Apresiasi Abuya Muhtadi Tetap Dukung Ganjar

Serang, IDN Times - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengapresiasi keteguhan ulama Banten, Abuya Muhtadi Dimyati, yang tetap mendukung Ganjar Pranowo-Mahfud MD meski didatangi langsung oleh Prabowo dan Gibran.
Diketahui, Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto berkunjung ke kediaman Abuya Muhtadi pada Minggu (3/12/2023). Tak berselang lama, pada Jumat (8/12/2023), Gibran Rakabuming Raka juga datang silaturahmi ke Cidahu, Desa Tanagara, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang.
"Buat Abuya Muhtadi kami mengucapkan terima kasih beliau sosok ulama kharismatik yang menjadi panutan," kata Hasto di Serang, Minggu (10/12/2023).
1. Dalam waktu dekat, PDIP dan TPN akan berkunjung lagi ke kediaman Abuya Muhtadi

Mantan Panglima TNI, Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa dan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (dok. PDIP) Dalam waktu dekat, kata Hasto, partai berlambang banteng dan Tim Pemenangan Nasional (TPN) akan kembali bersilaturahmi ke kediaman sosok ulama yang kerap disebut dengan Paku Banten tersebut untuk meminta nasihat. Mengingat, Abuya Muhtadi telah bergabung menjadi Dewan Penasihat TPN.
"Kami pernah sowan kepada beliau. Maka nanti pada safari politik yang kedua kami akan menghadap beliau," katanya.
2. Hasto sebut dukungan ulama telah memberikan kekuatan moral kebenaran

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto (IDN Times/Ilman) Menurut Hasto, dukungan dari para ulama tersebut telah memberikan kekuatan moral kebenaran dan keikhlasan kubu pasangan Ganjar-Mahfud di dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.
"Misalkan ada Gus Mus yang membacakan puisi tentang keprihatinan kehidupan demokrasi bangsa dan negara," katanya.
3. Abuya masih teguh mendukung Ganjar-Mahfud

Topmedia.co.id Sebelumnya, Sekjen Majelis Mudzakaroh Muhtadi Cidahu Banten (M3CB), M Sirojudin mengatakan, meski didatangi Prabowo Subianto dan Gibran, Abuya Muhtadi tetap teguh mendukung pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Terlebih, Abuya Muhtadi juga telah duduk sebagai anggota Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud.
"Tidak ada perubahan sikap politik, Abuya tetap konsisten mendukung Pak Ganjar dan Pak Mahfud," katanya.
Sirojudin mengungkapkan pertemuan Gibran dengan Abuya hanya silahturahmi dan meminta doa. Abuya pun menerima Gibran hanya sejenak.
"Pembahasannya sebatas hanya memohon doa saja, dan beliau menyampaikan bahwa tujuan kesini hanya silahturahmi, tidak lebih dari itu. Makanya durasinya sangat singkat," katanya.
Sirojudin mengungkapkan pesan Abuya pada pemilu ini, meski banyak perbedaan pasangan dan pilihan dalam pemilu agar dilakukan dengan gembira, jangan sampai ada keributan.
Terkait pilihan Abuya, Sirojudin mengungkap pilihan Abuya dalam perhelatan Pilpres bukan pilihan yang sembarangan. Pilihan tersebut merupakan hasil dari proses panjang dan pertimbangan dari Abuya.
"Abuya berpikirnya untuk masyarakat, Abuya tidak ada di kekuasaan. Ini menunjukkan konsistensi Abuya bahwa Abuya berpikir hanya untuk bangsa dan negara," katanya.




















