Serang, IDN Times - Aktivis anti korupsi Ade Irawan menilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten sudah cukup baik dalam menginformasikan perkembangan virus corona atau COVID-19.
Namun sayangnya, hal itu tak diiringi dengan transparansi dari realisasi penggunaan dana penanganan COVID-19. Kurangnya keterbukaan informasi terkait hal itu berpotensi menimbulkan penyalahgunaan dana di tengah pandemik.
"Saya surfing di website provinsi, kabupaten, dan kota. Informasi terkait kesehatan lumayan tapi informasi soal uangnya tidak lumayan," kata Ade dalam acara diskusi "Penanganan Dana COVID-19" di salah satu kafe di Kota Serang, Minggu (29/7/2020) malam.
