Pj Gubernur Banten Minta Ribuan Kursi Kosong Diisi Siswa Kurang Mampu

Serang, IDN Times - Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar meminta ribuan kursi di sejumlah sekolah yang kosong, diisi oleh siswa yang kurang mampu atau Jalur Afirmasi. Kursi itu akan diisi usai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Namun, penggisiannya akan dilakukan secara hati-hati.
"Kami akan peruntukkan sebesar-besarnya pada saudara-saudara yang kurang mampu, tapi itu akan kami cek on the spot, ke tempatnya. Kalau dia bilang belum mampu, kami datangin," kata Al Muktabar, Jumat (12/7/2024).
1. Al Muktabar menyebut jumlah penduduk tak merata jadi penyebab ada kursi kosong

Menurutnya, banyaknya kursi kosong ini ditimbulkan oleh distribusi penduduk yang tidak merata. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya kursi kosong di daerah selatan, seperti Kabupaten Lebak.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, kata dia, terus membangun sekolah-sekolah di setiap penjuru, namun karena distribusi penduduk itu kurang merata dengan lebih banyak di wilayah perkotaan, maka minat untuk masuk sekolah di daerah itu juga menjadi rendah.
"Nanti kami tawarkan siapa tahu ada dari Tangerang mau sekolah di Lebak. Jadi kami tawarin, yang penting kan pemerintahan hadir. Bahwa kami siapkan ruang sekolah ini," katanya.
2. Pemprov Banten bakal konsentrasi tambah ruang kelas baru di sekolah yang banyak peminat

Al menggarisbawahi bahwa Pemprov Banten akan konsentrasi di sekolah-sekolah yang memang peminatnya luar biasa. Yang mana, sekolah itu nantinya akan ditingkatkan fasilitasnya.
"Seperti pada SMA 1 itu akan kita tambahkan ruangannya bertingkat ke atas," katanya.
3. Dindik Banten mencatat, masih ada 6.515 kursi yang belum terisi

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten Tabrani mengatakan, data kursi kosong lebih tinggi dibanding temuan dari Ombudsman Banten. Tabrani menyampaikan, masih ada 6.515 kuota yang belum terisi untuk jenjang SMA negeri derajat pada tahun ajaran 2024-2025.
"Kalau bicara kursi kosong saya lebih dari data Ombudsman, malah di saya ini ada 6.515 kursi," kata Tabrani saat dikonfirmasi, Kamis (11/7/2024).



















