Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sebagian Uang Tabungan Kakek Sarneli di Serang Hilang

Sebagian Uang Tabungan Kakek Sarneli di Serang Hilang
IDN Times/Khaerul Anwar
Share Article

Serang, IDN Times - Uang tabungan kakek di Kota Serang bernama Sarneli (75) kini hilang. Diduga, sebagian uang emisi lama tahun 1998 dan 1999 itu hilang saat dikumpulkan dan dihitung oleh keluarga dan tetangga.

Hal tersebut terungkap saat pihak Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Banten mengunjungi kediaman Sarneli, Kamis (27/4/2023).

Sebelumnya, kakek yang tinggal sebatang kara di rumah yang hanya berukuran 2x3 meter persegi memiliki tabungan di kolong ranjang hingga ratusan juta rupiah yang dikumpulkan puluhan tahun dari hasil pemnerian orang dan bantuan pemerintah.

1. Uang yang hilang kebanyakan pecahan Rp100 ribu

Petugas BI mengitung uang kakek Sarneli di Serang (IDN Times/Khaerul Anwar)
Petugas BI mengitung uang kakek Sarneli di Serang (IDN Times/Khaerul Anwar)

Salah satu keluarga Sarneli mengakui bahwa pihaknya sempat menemukan sejumlah uang emisi lama pecahan mulai dari pecahan Rp10 ribu hingga Rp100 ribu saat membongkar tumpukan kantong plastik yang berisi uang di bawah ranjang.

Kini uang emisi lama yang tersisa hanya beberapa lembar saja pecahan Rp10 ribu dan Rp2 ribu.

"Pecahan besar emang ada, tapi tahun lama ada 100 ribuan tapi gak tahu kemana. Soalnya kemarin banyak warga yang bantu menghitung cuma yang sisa ada beberapa lembar," kata keluarga kepada pihak BI.

2. Kebanyakan uang Sarneli masih berlaku sebagai alat pembayaran sah

Dok. Istimewa/Najib
Dok. Istimewa/Najib

Sementara, Kepala Unit Implementasi Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Banten, Syahrun Romadhoni mengatakan, dari hasil pengecekan bahwa mayoritas uang milik kakek Sarneli masih berlaku sebagai alat pembayaran yang sah.

"Memang ada beberap pecahan lama 10 ribu, 20 ribu, dan 50 ribu emisi 98 dan 99 dan pecahan ini menurut BI sudah dicabut 2008 dan ditarik peredaran. Jumlahnya terlalu sedikit pecahan yang banyak masih berlaku," katanya.

3. BI siap fasilitasi uang lusuh dan rusak menjadi uang baru

Petugas BI mengitung uang kakek Sarneli di Serang (IDN Times/Khaerul Anwar)
Petugas BI mengitung uang kakek Sarneli di Serang (IDN Times/Khaerul Anwar)

Untuk uang pecahan yang masih berlaku dengan kondisi lusuh dan rusak, BI Banten akan membantu pihak keluarga untuk memfasilitasi proses penukarannya. Namun, jika pihak keluarga ingin menyetorkan langsung ke bank umum dipersilahkan.

"Kami sudah koordinasi jika ingin ditukarkan kami siap membantu pihak keluarga penukaran uang yang lusuh dengan uang baru," katanya.

Share Article
Editorial Team

Latest News Banten

See More