Tangerang, IDN Times - Analis kebijakan publik dari Universitas Islam Syech Yusuf (Unis) Tangerang, Adib Miftahul menilai, penanganan wabah COVID-19 di Banten masih jauh dari harapan. Salah satu pekerjaan rumah yang masih belum tercapai adalah angka pelacakan melalui swab test.
Sejauh ini, swab test di Banten masih berada di bawah standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
"Terbukti Kepala Dinas Kesehatan yang juga mantan kepala Satgas COVID-19 Provinsi Banten mengatakan banyak kendala seperti terbatasnya lab rujukan, reagen dan lain sebagainya. Jelas menggambarkan masalah kesehatan di Banten memang jauh tertinggal," kata Adib, Selasa (28/7/2020).
