Tangerang, IDN Times - Pengembangan transportasi udara berbasis listrik atau electric vertical take-off and landing (eVTOL) mulai diarahkan untuk masuk ke ekosistem penerbangan Indonesia. Whitesky Aviation dan AutoFlight menandai langkah tersebut melalui penandatanganan Letter of Intent (LOI) di Cengkareng Heliport, Tangerang.
Kesepakatan yang diteken pada 12 Agustus 2026 itu tidak hanya menyasar pengadaan armada eVTOL. Kedua perusahaan juga berencana membangun ekosistem pendukung, mulai dari kesiapan sertifikasi, operasional, perawatan pesawat, pelatihan pilot dan teknisi, standar keselamatan, hingga pembangunan vertiport.
LOI tersebut ditandatangani Chief Commercial Officer Whitesky Group Ari Nurwanda dan Senior Vice President AutoFlight Jia Xie. Kerja sama ini membuka peluang pengembangan layanan eVTOL penumpang sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun fondasi industri Advanced Air Mobility (AAM) di Indonesia.
