Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Tips Mencegah Dampak Cuaca Ekstrem Angin Kencang

Diterjang hujan angin, pohon asam Jawa berukuran besar tumbang tutup akses Jalan Raya Goranggareng, Magetan. (IDN Times/Riyanto.)
Diterjang hujan angin, pohon asam Jawa berukuran besar tumbang tutup akses Jalan Raya Goranggareng, Magetan. (IDN Times/Riyanto.)

Tangerang, IDN Times - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan terkait potensi angin kencang di sejumlah wilayah di Provinsi Banten dari akhir tahun 2024 hingga awal 2025. Masa peralihan ini berpotensi angin kencang yang cukup tinggi. Masyarakat bisa melakukan langkah antisipasi karena perubahan cuaca yang terjadi begitu cepat. 

Berikut tips mencegah dampak angin kencang yang dihimpun IDN Times dari berbagai sumber.

1. Selalu pantau prakiraan cuaca dan periksa bagian atap rumah

Detik-detik awal terjadinya angin puting beliung. IDN Times/ Istimewa.
Detik-detik awal terjadinya angin puting beliung. IDN Times/ Istimewa.

Selalu pantau cuaca dan update prakiraan cuaca setempat. Waspada jika langit berubah gelap dan embusan angin yang tiba-tiba kencang. Periksa semua bagian atap, genteng atau penutup rumah. Semuanya harus terpasang dengan kuat.

2. Hindari meneduh di bawah pohin jika sedang ada angin kencang

Pembersihan pohon tumbang di Way Kanan, Lampung. (IDN Times/Istimewa)
Pembersihan pohon tumbang di Way Kanan, Lampung. (IDN Times/Istimewa)

Saat angin kencang, pastikan menutup jendela dan pintu rumah dengan rapat. Pangkas pohon tinggi dan rapuh di dekat rumah. Jika sedang berkendara, hindari baliho ataupun pohon. Namun lebih baik jika menepi ke lokasi yang aman.

3. Segera hubungi pihak berwenang jika mendapati kerusakan akibat angin kencang

Diterjang hujan angin, pohon asam Jawa berukuran besar tumbang tutup akses jalan raya Goranggareng - Magetan. IDN Times/ Riyanto.
Diterjang hujan angin, pohon asam Jawa berukuran besar tumbang tutup akses jalan raya Goranggareng - Magetan. IDN Times/ Riyanto.

Jika terjadi kejadian kegawatdaruratan, segera hubungi nomor kontak darurat milik kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dan jangan panik.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
Muhamad Iqbal
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us