Pemudik dari Tangerang Mudik Bareng Kucing Lewat Pelabuhan Ciwandan

- Seorang pemudik asal Tangerang bernama Pucul membawa kucing peliharaannya, Pupu, saat mudik ke Lampung melalui Pelabuhan Ciwandan untuk merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah.
- Pucul memilih membawa kucingnya karena ingin menghemat biaya penitipan dan melakukan perjalanan berdua menggunakan sepeda motor menuju kampung halaman.
- Selama perjalanan, Pupu sempat mengalami stres dan tidak mau makan di awal perjalanan, namun akhirnya menjadi lebih tenang setelah beberapa waktu di jalan.
Cilegon, IDN Times — Seorang pemudik asal Tangerang, Banten, memilih membawa kucing peliharaannya saat menyeberang melalui Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, menuju kampung halaman di Lampung untuk merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pemudik bernama Pucul itu membawa kucing jantan peliharaannya bernama Pupu karena tidak ada anggota keluarga yang dapat merawat hewan tersebut selama ia mudik.
“Baru kali ini mudik sambil bawa kucing. Biasanya saya simpan di penitipan, tapi tahun ini untuk menghemat biaya jadi saya lebih memilih untuk membawa kucing saya mudik juga,” kata Pucul saat ditemui di Pelabuhan Ciwandan dilansir dari kantor berita ANTARA, Selasa (17/3/2026).
1. Pucul mudik hanya bersama kucingnya

Pucul mengatakan, dirinya melakukan perjalanan hanya berdua dengan kucingnya menggunakan sepeda motor. Baginya, pengalaman mudik bersama hewan peliharaan memberikan kesan tersendiri.
Ia menilai perjalanan mudik bersama Pupu terasa lebih berkesan karena harus berbagi perjalanan jarak jauh bersama hewan kesayangannya.
Pucul menjelaskan perjalanan dari Tangerang menuju Pelabuhan Ciwandan memakan waktu sekitar dua jam. Setelah menyeberang, perjalanan masih akan dilanjutkan sekitar empat hingga lima jam menuju kampung halaman di Lampung.
2. Bawa kucing di perjalanan mudik bukan tanpa kendala

Meski demikian, membawa hewan peliharaan dalam perjalanan jauh menggunakan sepeda motor bukan tanpa kendala. Pucul mengaku kucingnya sempat mengalami stres saat awal perjalanan.
“Awal-awal sempat ngamuk pas dibawa jalan, tapi lama-lama mungkin dia sudah capek jadi tenang sendiri. Kendalanya dia stres dan tidak mau makan, karena memang tidak biasa perjalanan jauh,” ujarnya sebelum melanjutkan perjalanan menuju kapal.


















