3 Hektare Sawah dan Kebun di Lebak Terdampak Longsor

- Sebanyak 3 hektare sawah dan kebun warga di Desa Cibarani, Lebak rusak akibat longsor yang terjadi pada Rabu malam, 28 April, tanpa menimbulkan korban jiwa.
- BPBD Lebak menurunkan tim ke lokasi untuk meninjau longsoran setinggi 50 meter serta mengimbau warga di perbukitan dekat TNGHS agar waspada saat cuaca ekstrem.
- BMKG memprediksi hujan lebat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi, sehingga warga dataran tinggi diminta siap mengungsi demi keselamatan.
Lebak, IDN Times - Areal persawahan dan kebun milik masyarakat di Lebak terdampak bencana longsor akibat cuaca ekstrem yang ditandai curah hujan lebat disertai kencang di daerah itu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak menyebutkan, longsor terjadi pada Rabu malam, 28 April lalu.
"Bencana longsor terjadi di Desa Cibarani, Kecamatan Cirinten, pedalaman Lebak dan kejadian itu tidak ada laporan korban jiwa," kata Kepala BPBD Kabupaten Lebak Sukanta, seperti dikutip dari ANTARA, Jumat (1/5/2026).
Sebanyak 9 petak sawah dan 3 bidang kebun milik masyarakat setempat mengalami kerusakan, setelah longsor terjadi. Diperkirakan sekitar 3 hektare areal persawahan dan kebun milik warga yang terdampak bencana longsor.
1. Mayoritas warga di daerah itu tinggal di perbukitan, dekat TNGHS

BPBD Lebak pun menerjunkan tim percepatan penanggulangan bencana alam ke lokasi untuk meninjau longsoran di Desa Cibarani setinggi 50 meter. Mayoritas warga di daerah itu tinggal di perbukitan, karena berdekatan dengan kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).
Dengan demikian pihaknya mengingatkan masyarakat setempat, terutama pada malam hari bila cuaca ekstrem, berlangsung mengungsi ke tempat lebih aman. "Peringatan imbauan itu untuk mengurangi risiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa," kata Sukanta.
2. Warga di perbukitan diminta mewaspadai longsor susulan

BPBD Lebak mengingatkan, masyarakat yang tinggal di daerah dataran tinggi, seperti perbukitan, agar mewaspadai potensi bencana longsor susulan. Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kata dia, curah hujan lebat disertai petir dan angin kencang masih berpeluang dalam beberapa hari ke depan.
"Kami minta warga yang tinggal di daerah rawan bencana alam jika terjadi cuaca ekstrem, sebaiknya mengungsi ke lokasi yang lebih aman," kata Sukanta.
Seperti diketahui, sebagian wilayah Lebak termasuk rawan bencana hidrometeorologi.

















