Keberangkatan Calon Haji Asal Tangerang Ini Tertunda Karena Sakit

- Satu calon haji asal Tangerang dari kloter 5 Embarkasi Banten tertunda keberangkatannya karena sakit setelah pemeriksaan kesehatan di Embarkasi Cipondoh pada 25 April.
- Kemenhaj Kabupaten Tangerang menyebut calon haji yang telah sembuh dapat diberangkatkan kemudian, sementara jamaah yang wafat akan digantikan oleh ahli warisnya.
- Tahun ini Kabupaten Tangerang memberangkatkan total 2.090 jamaah dari kuota 2.304 orang, dengan dua kloter awal berjumlah 764 orang sudah tiba di Madinah.
Tangerang, IDN Times - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Tangerang menyatakan satu orang calon haji dari kelompok terbang (kloter) 5 Embarkasi Banten tertunda keberangkatan ke Tanah Suci. Calon haji tersebut sedang sakit.
Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan tim kesehatan yang ada di Embarkasi Cipondoh, Banten pada 25 April lalu. Calon haji itu pun kemudian berobat terlebih dahulu.
"Nanti ketika memang sudah dinyatakan sehat calon haji tersebut bisa berangkat. Jadi sementara ditunda keberangkatannya," kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Tangerang, Abdullah Hasyim, seperti dikutip dari ANTARA, Selasa (28/4/2026).
1. Untuk tahun ini, Kabupaten Tangerang akan memberangkatkan 2.090 orang untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci
Ia menjelaskan, selain satu jamaah yang mengalami penundaan, terdapat pula calon haji asal daerahnya yang batal diberangkatkan karena alasan kesehatan dan meninggal dunia. Namun, bagi jamaah yang wafat, porsinya akan segera diproses untuk dilimpahkan kepada ahli waris.
Hasyim mengungkapkan, untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun ini terdapat 764 calon haji yang berasal dari dua kloter telah diberangkatkan ke Madinah, Arab Saudi. "Dari kloter 7 pemberangkatan kedua dari Kabupaten Tangerang jumlah 380 orang," tuturnya.
Untuk tahun ini, Kabupaten Tangerang akan memberangkatkan 2.090 orang untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. "Kuota keseluruhan 2.304 orang. Namun yang melunasi 2.228 orang. Dari jumlah itu ada yang berangkat dari luar Kabupaten Tangerang, jadi total semuanya di Kabupaten Tangerang hanya 2.090 orang," kata dia.


















