Ada Sekolah Internasional Baru di Cikupa, Adopsi Kurikulum Singapura

- Inspirasi Schools Citra Raya di Cikupa mengadopsi standar pendidikan Singapura, memadukan kurikulum internasional dengan pengembangan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, kewirausahaan, dan literasi digital.
- Sekolah menanamkan karakter anti-KKN melalui seleksi terbuka dan ketat bagi guru maupun pegawai, larangan rekomendasi orang dalam, serta nomor aduan yang dipasang di lingkungan sekolah.
- Ditargetkan beroperasi pada tahun ajaran 2027/2028 sebagai sekolah internasional pertama di kawasan tersebut, dengan biaya terjangkau, beasiswa penuh, dan dukungan bagi ekosistem pendidikan CitraRaya Tangerang.
Tangerang, IDN Times - Memilih sekolah untuk anak memang merupakan salah satu hal yang gampang-gampang sulit. Pasalnya, berbagai hal harus dipertimbangkan mulai dari kurikulum, metode ajar, bahan ajar, ruang kelas, hingga pembiasaan karakter yang ada di lingkungan sekolah.
Pada era perkembangan teknologi global saat ini, penanaman karakter anak menjadi satu hal penting agar bisa terus beradaptasi terhadap cepatnya perkembangan dunia modern, namun tetap memiliki karakter baik yang kuat.
Salah satu sekolah yang menerapkan ini adalah Inspirasi Schools Citra Raya yang berlokasi di kawasan Citra Raya, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Sekolah ini menghadirkan pendidikan internasional berstandar Singapura.
"Kita tahu bahwa salah satu pendidikan terbaik terutama di kawasan Asia itu ada di Singapura, jadi kami berupaya mengadopsi kurikulum yang diterapkan untuk siswa di sana," kata Jaspal Sidhu, Founder dan Chairman Singapore Intercultural School (SIS) Group saat Topping-Off Ceremony Inspirasi Schools, Jumat (7/8/2027).
1. Siswa didorong untuk membentuk karakter anti korupsi, kolusi, dan nepotisme

Jaspal menyebut, di Inspirasi Schools ini siswa bukan hanya diajarkan mengenai kurikulum akademik melainkan juga pembentukan karakter yang matang. Pasalnya, jika hanya kurikulum akademik yang diterapkan, maka siswa akan tetap sulit beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan di era modern. Melalui kurikulum internasional, siswa didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, jiwa kewirausahaan, serta literasi digital dalam lingkungan belajar yang mendukung keberhasilan sepanjang hayat.
"Banyak sekolah internasional di Indonesia, tapi kalau penerapannya terhadap metode ajar ke siswa tidak bagus, maka hasilnya pun tetap tidak bagus," ungkap Jaspel.
Ia mencontohkan, di Inspirasi Schools yang telah berdiri sebelumnya di 2 wilayah lain di Indonesia, pihaknya memberikan larangan keras terhadap perilaku korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Bahkan, untuk sekedar memasukkan penjual kantin sekolah pun tidak menggunakan metode 'rekomendasi orang dalam'.
"Apalagi untuk perekrutan guru, siapapun boleh melamar menjadi guru atau pegawai sekolah lainnya, namun tetap kami lakukan seleksi ketat," ungkapnya.
Hal tersebut, kata Jaspel, merupakan salah satu cara pihaknya untuk mengentaskan perilaku KKN sejak dari lingkungan sekolah. Pasalnya, terkadang di Indonesia, perilaku ini dianggap normal dan wajar.
"dan jika ada praktik KKN yang terlihat, kami menyediakan nomor aduan yang terpampang di setiap sudut sekolah," katanya.
2. Inspirasi Schools juga ingin menyediakan sekolah internasional yang terjangkau

Selain itu, dari yang telah ia perhatikan selama membuka sekolah di Indonesia, salah satu hal yang harus diperbaiki dari siswa di Indonesia yakni sulitnya untuk mengungkapkan ide, gagasan, maupun pendapat. Makanya, meski Inspirasi Schools berbasis internasional, ia ingin siswa diajarkan terlebih dahulu untuk berani bersuara, meskipun dalam Bahasa Indonesia.
"Karena untuk bisa melancarkan berbicara bahasa asing, siswa harus lebih dahulu percaya diri untuk berbicara mengungkapkan pendapat, gagasan, dan ide nantinya penggunaan bahasa asing akan mengikuti," tuturnya.
Jaspel mengungkapkan, sebagai pengelola sekolah di 30 negara, pihaknya ingin Inspirasi Schools menjadi salah satu pilihan sekolah internasional yang terjangkau bagi masyarakat sekitar Cikupa, Kabupaten Tangerang. Apalagi, saat beroperasi pada tahun ajaran 2027/2028 mendatang, Inspirasi Schools bakal jadi sekolah internasional pertama di kawasan tersebut.
"Nantinya juga akan ada beasiswa penuh bagi siswa yang kurang mampu atau tiba-tiba pencari nafkahnya meninggal dunia, seperti saat COVID-19 banyak siswa yang kami gratiskan," ungkapnya.
3. Inspirasi Schools melengkapi ekosistem di kawasan Citra Raya Tangerang

Sementara itu, Lalitya Ciputra Sastrawinata, Director PT Ciputra Residence menuturkan, sebagai sekolah dengan standar internasional pertama yang hadir di kawasan CitraRaya Tangerang, kampus ini akan semakin melengkapi ekosistem pendidikan di township terbesar milik Ciputra Group. Setelah beroperasi nanti, Inspirasi Schools CitraRaya Tangerang akan menghadirkan lingkungan belajar modern yang dirancang untuk membekali siswa dengan kompetensi global serta kesiapan menghadapi dunia yang semakin terhubung.
"Kehadiran Inspirasi Schools CitraRaya Tangerang akan melengkapi ekosistem hunian yang mendukung tumbuh kembang setiap keluarga secara menyeluruh,” ujarnya.



















