Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
393 Calon Jemaah Haji Kloter 1 Banten Mulai Diberangkatkan
Calon jemaah haji kloter 1 Jakarta Banten mulai berangkat ke Asrama Haji Cipondoh (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
  • Sebanyak 393 calon jemaah haji asal Banten kloter pertama diberangkatkan dari Taman Elektrik menuju Asrama Haji Cipondoh, menjadi keberangkatan perdana dari embarkasi baru tersebut.
  • Pemerintah daerah dan pusat berkolaborasi membangun Asrama Haji Cipondoh agar perjalanan jemaah lebih efisien dan dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta.
  • Tahun ini terdapat 9.192 calon jemaah haji asal Banten, sekitar 25–30 persen di antaranya berisiko tinggi sehingga telah mendapat pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang, IDN Times - Sebanyak 393 calon jemaah haji asal Banten yang tergabung dalam kloter 1 mulai diberangkatkan ke Asrama Haji Cipondoh, Selasa (21/4/2026) malam di Taman Elektrik, Kota Tangerang. Pantauan IDN Times, para calon jemaah haji tersebut diantar keluarga dan memenuhi Masjid Raya Al A'zhom sedari siang.

Awalnya, para calon jemaah haji mendapat arahan di dalam masjid sebelum naik ke dalam bis. Saat calon jemaah haji akan naik ke dalam bis, tangis haru dari keluarga pun mengiringi. Seluruhnya berbondong-bondong ingin memeluk sanak keluarganya yang akan berangkat.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengungkapkan, tahun ini merupakan pertama kalinya calon jemaah haji asal Banten berangkat dari Embarkasi Cipondoh, tak perlu ke Pondok Gede.

"Jika sebelumnya pemberangkatan dilakukan dari Masjid Raya Al-A’zhom, kemudian ke Pondok Gede, lalu kembali ke Bandara Soekarno-Hatta, maka tahun ini hanya dari Cipondoh," kata Sachrudin.

1. Keberangkatan calon jemaah haji asal Banten lebih singkat dan efisien

Calon jemaah haji kloter 1 Jakarta Banten mulai berangkat ke Asrama Haji Cipondoh (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Sementara itu, Gubernur Andra Soni mengungkapkan, saat ini calon jemaah haji asal Banten lebih mudah dalam menjalankan perjalanan menuju ibadah haji lantaran lebih dekat ke Bandara Soekarno-Hatta.

Ia mengungkapkan, fasilitas asrama haji Cipondoh merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Haji yang sebelumnya berada di bawah Kementerian Agama, melalui proses beberapa tahun, termasuk hibah tanah dari Pemerintah Kota Tangerang. Kemudian dibangun oleh kementerian, serta didukung partisipasi dari pemerintah kota dan provinsi, sehingga fasilitas untuk jamaah haji tahun ini dapat digunakan.

"Semoga para jamaah kembali ke tanah air dan mendapatkan haji yang mabrur," kata Andra.

2. Ada 9.192 calon jemaah haji asal Banten, 1.500 diantaranya dari Kota Tangerang

Calon jemaah haji kloter 1 Jakarta Banten mulai berangkat ke Asrama Haji Cipondoh (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Banten, Samsudin mengungkapkan, tahun ini terdapat 9.192 calon jemaah haji asal Banten, dimana sekitar 1.500 diantaranya dari Kota Tangerang. Sedangkan, untuk rentang usia yakni calon jemaah haji tertua ada di umur 82 tahun dan termuda berusia 13 tahun.

"Keduanya berasal dari Kota Tangerang," jelasnya.

3. Sekitar 25 sampai 30 persen calon jemaah haji asal Banten masuk risiko tinggi

Calon jemaah haji kloter 1 Jakarta Banten mulai berangkat ke Asrama Haji Cipondoh (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Pihaknya pun telah mengantisipasi perihal risiko-risiko kesehatan yang akan dihadapi oleh calon jemaah haji saat melaksanakan ibadah nanti, mengingat saat ini cuaca di Arab Saudi mencapai 39 derajat celcius.

"Kami sudah mengantisipasi hal tersebut melalui proses pelunasan, di mana jamaah yang akan berangkat wajib mendapatkan rekomendasi sehat dari Dinas Kesehatan," katanya.

Ia pun berharap, seluruh jemaah haji Provinsi Banten, khususnya kloter pertama ini, dapat berangkat dalam kondisi sehat dan kembali dengan predikat haji mabrur. Untuk kloter pertama, terdapat sekitar 80–90 jamaah yang masuk kategori risiko tinggi, dengan persentase sekitar 25–30 persen.

"Kategori tersebut umumnya adalah jamaah usia lanjut serta jamaah dengan kondisi kesehatan tertentu, namun masih dinyatakan layak berangkat," katanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team