609 Peserta dari 28 Kecamatan Adu Keterampilan Kejuaraan PMR Tangerang (Dok. PMI Tangerang)
Ketua Pelaksana Kejuaraan PMR Kabupaten Tangerang 2026, Achmad Chumaedi mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mencari peserta berprestasi.
Menurutnya, kejuaraan menjadi bagian dari pembinaan generasi muda agar anggota PMR mampu menerapkan nilai-nilai kepalangmerahan dalam kehidupan sehari-hari.
“Tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter anggota PMR agar mampu menerapkan nilai-nilai kepalangmerahan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Achmad.
Ada delapan mata perlombaan yang digelar dalam kejuaraan tersebut. Materinya dibuat beragam, mulai dari kesehatan, lingkungan, kesiapsiagaan bencana, hingga isu yang dekat dengan kehidupan remaja.
Berikut delapan mata lombanya:
Drama enam langkah cuci tangan.
Edukasi antiperundungan atau anti-bullying.
Drama pendidikan remaja tentang kenakalan remaja.
Edukasi pengurangan sampah di sekolah.
Presentasi miniatur Ayo Siaga Bencana.
Edukasi donor darah sukarela.
Cerdas cermat kepalangmerahan bagi fasilitator PMR.
Cipta tandu darurat campuran putra dan putri.
Melalui materi tersebut, anggota PMR diharapkan tidak hanya menguasai pengetahuan teknis, tetapi juga mampu menjalankan tiga peran di lingkungannya, yakni pemimpin sebaya (peer leadership), pendukung sebaya (peer support), dan pendidik sebaya (peer educator).