Anak Wali Kota Serang Diperiksa Bawaslu

Serang, IDN Times - Anak Wali Kota Serang Syafrudin, Sandy Bela Sakti, diperiksa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Serang. Pemeriksaan ini terkait dugaan pelanggaran kampanye Sandy sebagai calon legislatif DPRD Provinsi Banten dari daerah pemilihan (Dapil) Kota Serang.
Sebelumnya, Syafrudin diduga memberi dukungan secara terbuka di muka publik (endorse) untuk Sandy terkait pencalegan, di sejumlah aktivitas pemerintahan. Sandy Bela Saksi diperiksa sekitar satu jam oleh Bawaslu Kota Serang pada Kamis (1910/2023).
1. Sandy mengklarifikasi dugaan endorse dari sang ayah

Komisioner Bawaslu Kota Serang, Fierly Murdiyat Mabruri mengatakan, pemeriksaan tersebut untuk mengklarifikasi kehadiran Sandy Bela Sakti di beberapa kegiatan sang ayah.
Diketahui sebelumnya, kegiatan Syafrudin jadi sorotan lantaran kerap mengajak putra keduanya itu berkeliling menyapa masyarakat saat kegiatan pemerintahan. Bapak dan anak itu selalu hadir di acara Maulid Nabi Muhammad SAW di sejumlah lokasi di Kota Serang.
"Ya tadi ada apa penelusuran informasi terhadap salah satu caleg (Sandy Bela Sakti)," katanya.
2. Dua pejabat Pemkot Serang turut diperiksa

Selain memeriksa Sandy Bela Sakti, Bawaslu Kota Serang juga memeriksa dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Serang dan ketua Dewan Kehormatan Masjid (DKM).
Kedua ASN yang diperiksa tersebut yakni, Kabag Prokopim, Evie Shofiyah Usman dan Kabag Kesra, Ahmad Saefullah.
"Nanti kita rangkai keterangan mereka, ada kesesuaian tidak, antara pernyataan yang pihak pertama dengan pihak kedua ada unsur (pelanggaran) enggak," katanya.
3. Bawaslu akan meminta keterangan ahli bahasa

Fierly juga mengaku, akan meminta keterangan ahli bahasa terkait ucapan Wali Kota Serang, Syafrudin diduga meng-endorse Sandy Bela Sakti yang merupakan putranya di acara tersebut.
"Ada beberapa narasi yang harus ditafsirkan ini mengarahkan (endorse) atau tidak sesungguhnya," ungkapnya.
Setelah itu, lanjut Fierly, Bawaslu Kota Serang juga kemungkinan akan memanggil Wali Kota Serang apabila menurut ahli bahasa narasi Syafrudin mengarah ke endorse sang anak agar duduk di kursi DPRD Banten.
"Nah maka ada kebutuhan untuk mengkonfirmasi kepala daerah (Syafrudin)," kata dia.
Sementara Sandy Bela Sakti mengaku, kehadirannya di acara Maulid Nabi sebagai tamu undangan yang diundang oleh masyarakat bukan diajak oleh sang ayah yang merupakan orang nomor satu di Kota Serang.
"Saya hadir memenuhi undangan, diundang sebagai ketua KNPI Kota Serang," katanya.



















