Pemkot Tangerang Matangkan Persiapan Flyover Sudirman

- Pemkot Tangerang tengah mematangkan pembangunan Flyover Sudirman dengan menyusun dokumen perencanaan dan koordinasi lintas instansi untuk mengurangi kemacetan kota.
- Berbagai dokumen teknis seperti DED, Andalalin, serta jadwal pelaksanaan mulai disiapkan agar tahapan awal proyek dapat berjalan sesuai target waktu.
- Pembangunan Flyover Sudirman diharapkan memperlancar mobilitas warga, meningkatkan konektivitas antarwilayah, dan menjadi solusi atas kepadatan lalu lintas di Kota Tangerang.
Kota Tangerang, IDN Times – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mematangkan persiapan pembangunan Simpang Tidak Sebidang (STS) atau Flyover Sudirman sebagai salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan di Kota Tangerang. Saat ini, pemerintah daerah sedang menyelesaikan dokumen perencanaan hingga koordinasi lintas instansi.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, mengatakan persiapan dilakukan bersama sejumlah organisasi perangkat daerah, seperti Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan).
1. Pemkot susun dokumen kesiapan pembangunan

Yeti menjelaskan, Pemkot Tangerang telah menggelar rapat koordinasi untuk mempercepat proses pembangunan Flyover Sudirman.
Menurutnya, pembahasan mencakup penyusunan dokumen kriteria kesiapan (readiness criteria), pengadaan lahan, hingga proses penyerahan aset Jalan Sudirman yang saat ini masih menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Banten.
“Semua aspek kesiapan sudah mulai dibahas secara menyeluruh mulai dari penyelesaian dokumen perencanaan termasuk readiness criteria sampai pengadaan lahan dan penyerahan aset Jalan Sudirman yang masih di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Banten,” kata Yeti, Selasa (21/7/2026).
2. DED dan Andalalin juga mulai disiapkan

Selain dokumen kesiapan, Pemkot Tangerang juga mulai menyusun sejumlah dokumen teknis sebagai syarat pembangunan.
Dokumen tersebut meliputi Detail Engineering Design (DED), Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), hingga penyusunan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang disertai koordinasi pemindahan utilitas.
Yeti mengatakan, seluruh tahapan pendahuluan ditargetkan mulai berjalan bulan ini agar proses pembangunan tidak mengalami keterlambatan.
“Mulai bulan ini, seluruh proses pendahuluan harus sudah berjalan, termasuk penyusunan surat-surat pendukung dan koordinasi dengan kementerian maupun instansi terkait,” ujarnya.
3. Flyover diharapkan kurangi kemacetan

Pemkot Tangerang menargetkan seluruh dokumen kriteria kesiapan dan dokumen teknis lainnya dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pembangunan Flyover Sudirman diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus mengurangi kemacetan di salah satu titik lalu lintas padat di Kota Tangerang.


















