Proses pemilahan sampah di Bank Sampah Kertabumi, Tangsel (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
Untuk mendukung kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, Cermati Fintech Group yang mencakup Cermati, Cermati Protect, Cermati Invest, Indodana Finance, dan Indodana Fintech, Cermati Fintech Group memberikan mesin pengolah sampah anorganik CNC di Kertabumi Recycling Center, Tangerang Selatan dalam program Corporate Social Responsibility (CSR).
Selain dukungan mesin, Cermati Fintech Group juga fokus pada pengelolaan sampah anorganik dari berbagai material operasional mulai dari kertas, kain, hingga plastik dan impraboard. Inisiatif program ini berhasil mengumpulkan hingga 660 kilogram sampah gabungan yang siap diolah kembali melalui tangan terampil di Bank Sampah Kertabumi yang terampil, warga setempat yang tergabung dalam Karang Taruna dan PKK menjadi produk kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomi.
CEO Cermati Fintech Group, Andhy Koesnandar mengatakan, mengatakan, Cermati Fintech Group mengapresiasi komitmen Kertabumi setiap rupiah yang dihasilkan dari hasil penjualan akan diputar kembali untuk mendukung operasional dan kesejahteraan warga, sekaligus memastikan roda ekonomi sirkular ini terus bergerak dan memberikan manfaat berkelanjutan.
"Melalui pemanfaatan material branding menjadi produk fungsional, kami mengambil pendekatan kreatif untuk meminimalisir jejak karbon operasional dan memastikan material promosi kami memiliki siklus hidup yang lebih panjang dan bermanfaat," jelasnya.
Direktur Indodana Finance, Iwan Dewanto, mengatakan melalui program ini, pihaknya ingin mengubah paradigma bahwa sampah bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari nilai baru.
“Fokus kami bukan sekadar pada mesin pengolah sampah, melainkan pada peningkatan pemberdayaan masyarakatnya," tuturnya.
Pihaknya berharap warga sekitar Kertabumi Recycling Center dapat mengasah potensi ekonomi kreatif mereka, sehingga sampah yang dikelola mampu memberikan manfaat nilai tambah finansial.
"Serta dapat melihat peluang usaha yang dapat tumbuh dari proses daur ulang untuk terciptanya kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.