Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bayar PKB di Banten Disebut Tak Langsung ke RKUD, Ini Kata Bapenda

Bayar PKB di Banten Disebut Tak Langsung ke RKUD, Ini Kata Bapenda
Ilustrasi pajak. (IDN Times/Arief Rahmat)
Intinya Sih
  • Bapenda Banten menegaskan seluruh penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor tetap masuk ke Rekening Kas Umum Daerah tanpa adanya rekening penampung lain.
  • Terdapat berbagai kanal pembayaran PKB seperti aplikasi Sambat, Samsat Ceria, dan Signal yang memudahkan wajib pajak melakukan transaksi baik tunai maupun non-tunai.
  • Berly R Natakusumah memastikan semua metode pembayaran, termasuk melalui bank lain atau aplikasi digital, tetap terhubung langsung ke RKUD Provinsi Banten.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Serang, IDN Times – Mekanisme pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Provinsi Banten menjadi sorotan. Pasalnya, ditemukan indikasi pembayaran pajak tidak langsung masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), melainkan melalui rekening lain.

Kepala Badan Pendapatan Pajak Daerah (Bapenda) Banten, Berly R Natakusumah, menegaskan seluruh penerimaan pajak daerah tetap terpusat di RKUD.

“Melalui Bank Banten, kalaupun ada metode pembayaran lain, akhirnya tetap ke RKUD Provinsi Banten,” ujar Berly, dikutip Jumat (17/4/2026).

1. Bapenda sebut tak ada rekening penampung lain

ilustrasi pajak
ilustrasi pajak (IDN Times/Aditya Pratama)

Berly menegaskan, tidak ada rekening operasional atau penampung terpisah dalam sistem penerimaan pajak daerah.

“Seluruh pendapatan daerah Provinsi Banten rekeningnya cuma satu. Tidak ada rekening lain, karena memang tidak diperkenankan dalam aturan,” katanya.

Namun, hasil penelusuran di sejumlah kantor UPTD Samsat menunjukkan adanya variasi metode pembayaran, baik tunai maupun non-tunai.

Seorang wajib pajak di Samsat Serpong, Tangerang Selatan, berinisial W mengaku melakukan pembayaran langsung di loket setelah proses pendaftaran.

“Setelah mendaftar, saya dipanggil ke loket pembayaran, lalu membayar tunai dan diberi bukti pembayaran,” ujarnya.

Di sisi lain, petugas Ruang Kontrol Samsat Kota Serang, Rangga, menjelaskan bahwa meski pembayaran dilakukan melalui sistem bank lain seperti Bank BJB, dana tetap bermuara ke RKUD.

“Biasanya ada mekanisme switcher antarbank. Jadi setelah dibayar, langsung diproses dan masuk ke RKUD Bank Banten,” jelasnya.

2. Banyak kanal pembayaran, dari Sambat hingga Signal

Ilustrasi pajak kendaraan
(Ilustrasi pajak kendaraan) IDN Times / Aan Pranata

Rangga menyebut, saat ini terdapat beragam kanal pembayaran PKB yang bisa digunakan masyarakat.

Di antaranya aplikasi Sambat, Samsat Ceria dari Bank Banten, hingga Signal milik Korlantas Polri. Menurutnya, berbagai kanal itu bertujuan memudahkan wajib pajak.

“Wajib pajak bebas memilih, yang penting memudahkan dan tetap masuk ke kas daerah,” katanya.

Mekanisme pembayaran melalui jaringan bank juga diperkuat dengan adanya perjanjian kerja sama antara Tim Pembina Samsat Banten dengan sejumlah pihak, seperti Bank BJB, Polda Banten, dan Jasa Raharja.

Kerja sama tersebut mencakup pelayanan pajak kendaraan bermotor hingga integrasi sistem pembayaran melalui jaringan perbankan.

3. Bapenda tegaskan semua tetap masuk RKUD

ilustrasi rupiah
ilustrasi rupiah (unsplash.com/Mufid Majnun)

Meski demikian, Berly kembali menegaskan bahwa seluruh sistem pembayaran tersebut tetap terhubung langsung ke RKUD Provinsi Banten.

“Semua metode seperti Sambat atau Samsat Ceria itu terkoneksi langsung ke RKUD. Jadi tetap satu pintu,” pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Banten

See More