Kemenpora Dorong Kompetisi Robotik dan Coding untuk Bina Generasi Muda (IDN Times/Muhamad Iqbal)
Sementara itu, Head of Marketing and Growth Codero, Jesslyn Catherine mengatakan, Codero National Competition 2026 diikuti 450 peserta dari sejumlah daerah di Indonesia. Sejumlah peserta berasal dari Banjarmasin, Yogyakarta, Solo, Surabaya, hingga wilayah Jabodetabek.
“Kompetisi ini diikuti oleh 450 dengan 11 cabang lomba yang memang setiap tahun ada, dan kegiatan ini diselenggarakan 2 hari, sampai 25 Oktober 2026,” katanya.
Peserta juga berasal dari sejumlah sekolah di Tangerang Selatan yang memiliki pembelajaran robotik dan coding.
Jesslyn mengatakan, penyelenggara turut mengundang peserta dari berbagai sekolah dengan dukungan Dinas Pendidikan. Kompetisi tersebut juga memiliki kategori usia yang cukup beragam, mulai dari anak usia 4 tahun hingga 17 tahun.
“Kita banyak mengundang peserta dari sekolah lain dan tadi dibantu Dinas Pendidikan sehingga kompetisi ini tingkatannya nasional. Kami juga adakan kategori usia mulai 4 tahun sampai 17 tahun,” jelasnya.
Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi salah satu wadah bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan kemampuan teknologi sejak dini melalui kompetisi.
Tidak berhenti pada kompetisi nasional, para pemenang Codero National Competition nantinya berpeluang disalurkan ke ajang robotik tingkat lebih tinggi.
Jesslyn mengatakan para pemenang dapat diarahkan untuk mengikuti kompetisi seperti World Robotic Indonesia maupun World Robotic Olympiad yang penyelenggaraannya mencakup kawasan Asia.
“Biasanya kalau yang sudah jadi pemenang di sini kita akan salurkan lagi untuk ke (misalnya) World Robotic Indonesia kayak gitu atau World Robotic Olympiade, jadi itu yang biasanya diadakannya di Asia,” ungkapnya.