Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bocah 4 Tahun di Serang Tewas Jatuh ke Dalam Sumur 16 Meter
Dok. Istimewa/basarnas
  • Anak balita tewas setelah jatuh ke lubang sumur 16 meter saat bermain dengan teman-temannya di Kampung Pasir Jambu, Banten.
  • Tim SAR gabungan melakukan operasi penyelamatan namun korban sudah meninggal dunia saat dievakuasi pada pukul 20.10 WIB.
  • Keluarga dan warga setempat meratapi kejadian ini, sementara masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap anak-anak di sekitar lingkungan yang berisiko.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Serang, IDN Times – Seorang anak balita berusia 4 tahun di Kampung Pasir Jambu, Desa Gembor, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, Banten tewas setelah terjatuh ke lubang sumur sedalam 16 meter.

Korban bernama Mummad Furqon diduga terjatuh saat bermain bersama teman-temannya pada Minggu (17/3/2025) sekitar pukul 17.10 WIB menjelang berbuka puasa.

1. Korban sudah meninggal dunia saat dievakuasi

Dok. Istimewa/Basarnas

Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Rizky Dwianto mengatakan, setelah mendapat laporan dari masyarakat, tim langsung berangkat ke lokasi untuk operasi penyelamatan.

"Setelah upaya evakuasi yang dilakukan dengan penuh kehati-hatian, pada pukul 20.10 WIB korban berhasil dievakuasi, namun dalam keadaan meninggal dunia," katanya.

2. Setelah dievakuasi langsung dibawa ke rumah duka

Dok. Istimewa/Basarnas

Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga. Suasana duka menyelimuti keluarga dan warga setempat yang turut berduka atas kejadian ini.

"Operasi penyelamatan ini melibatkan tim SAR gabungan, relawan, serta masyarakat setempat," katanya.

3. Para orangtua diimbau untuk meningkatkan pengawasan anak

Dok. Istimewa/basarnas

Rizky mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam pengawasan anak-anak di sekitar lingkungan yang berisiko, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

"Para orang tua tetap hati-hati terutama dalam mengawasi anak-anaknya," katanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article