Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cek Kesehatan Gratis Banten Lampaui Target, Cakupan Bakal Ditambah
Gubernur Banten Andra Soni dan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat kegiatan CKG di Pamulang, Tangerang Selatan (IDN Times/Muhamad Iqbal)

  • Cakupan Cek Kesehatan Gratis di Banten mencapai 46 persen, melampaui target awal, dengan pemerintah provinsi membidik peningkatan hingga 55 persen untuk memperkuat deteksi dini.
  • Gubernur Andra Soni mengajak warga, termasuk yang merasa sehat, memanfaatkan CKG. Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota memperluas akses melalui puskesmas, klinik, serta fasilitas kesehatan.
  • Di Tangerang Selatan, capaian CKG mencapai 48 persen dan menemukan hipertensi, gula darah tinggi, depresi, serta dua indikasi TBC yang langsung ditangani dengan pengobatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tangerang Selatan, IDN Times - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Banten mencapai 46 persen. Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, capaian ini disebut melampaui target.

Andra mengatakan, pemerintah daerah tetap mendorong agar cakupan pemeriksaan kesehatan terus bertambah. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang mengikuti CKG, semakin besar pula peluang untuk mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini.

"Target kita 46 persen, kita ingin meningkatkan lagi target 55 persen. Bukan gagah-gagahan, tetapi semakin banyak keluarga kita terdeteksi kondisi kesehatannya, maka upaya-upaya pencegahannya bisa kita lakukan," kata Andra, saat pelaksanaan program CKG di Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (24/8/2026).

1. Andra ajak masyarakat manfaatkan layanan CKG

Gubernur Banten Andra Soni dan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat kegiatan CKG di Pamulang, Tangerang Selatan (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Andra juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan CKG meskipun dalam kondisi sehat. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan penting untuk mengetahui kondisi tubuh sekaligus melakukan pencegahan sebelum masalah kesehatan berkembang lebih serius.

"Setelah memeriksakan kesehatan, kita akan aware (waspada) dengan yang namanya penyakit. Ingat, penyakit itu tidak kenal usia, siapa saja bisa kena," katanya.

Untuk meningkatkan cakupan CKG, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, termasuk Pemkot Tangsel, terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Kolaborasi tersebut dilakukan bersama puskesmas, klinik, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya agar layanan pemeriksaan dapat semakin mudah diakses masyarakat.

2. Hasil CKG Tangsel deteksi penyakit warga

Gubernur Banten Andra Soni dan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat kegiatan CKG di Pamulang, Tangerang Selatan (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Sementara itu, di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah mencapai 48 persen dari target. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat dalam acara yang sama.

"Soal CKG di Tangsel ini sudah 48 persen dari target," ujar Benyamin.

Menurutnya, dari pemeriksaan yang telah dilakukan, sejumlah kondisi kesehatan ditemukan pada masyarakat, di antaranya hipertensi dan kadar gula darah tinggi. Selain itu, pemeriksaan juga menemukan kondisi depresi serta sejumlah masalah kesehatan lainnya.

3. Setiap temuan dari pemeriksaan CKG akan ditindaklanjuti

Gubernur Banten Andra Soni dan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat kegiatan CKG di Pamulang, Tangerang Selatan (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Benyamin memastikan, setiap temuan dari pemeriksaan CKG ditindaklanjuti sesuai kondisi kesehatan warga yang diperiksa. Misalnya, ditemukan dua warga yang terindikasi tuberkulosis (TBC) dan langsung mendapatkan penanganan serta pengobatan.

"Dan (semua temuan penyakit) itu langsung kita tindak lanjuti. Hari ini juga tadi dilaporkan ketemu dua penderita TB (tuberkulosis) dan langsung dikasih pengobatan khusus," jelasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article