Tangerang, IDN Times - Menteri BUMN Erick Thohir meminta jajaran direksi di perusahaan BUMN untuk melakukan skrining terhadap karyawannya terkait terorisme. Hal ini menjadi perhatian Kementerian BUMN setelah kasus Dananjaya Erbening.
Seperti diketahui, Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror Mabes Polri akan melibatkan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri transaksi keuangan Dananjaya Erbening, karyawan KAI terduga teroris yang ditangkap di Bekasi.
"Kemarin Komisaris Utama (PT KAI) Pak Said Aqil sudah statement, bahwa ini tidak bisa ditoleransi. Saya berharap para komisaris dan direksi melakukan skrining. Dan kembali kita harus tekankan kepada seluruh pegawai BUMN, kalau kita sudah ke arah yang lebih baik ," kata Erick Thohir, ditemui di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Rabu (16/8/2023).
