Menteri Erick Thohir Sakit Tenggorokan, Efek Polusi Jabodetabek?

Tangerang, IDN Times - Menteri BUMN Erick Thohir mengaku tenggorokannya sakit diduga akibat polusi yang menyelimuti Jabodetabek, beberapa waktu belakangan ini. Sebelum sakit tenggorokan, Menteri Erick mengaku sempat berolahraga tanpa mengenakan masker.
"Suara sudah agak serak juga. Kemarin saya sempat olahraga rupanya gak ngecek (kualitas udara buruk), ternyata agak keganggu, jadi saya pake masker lah," ujar Menteri Erick di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (16/8/2023).
1. Menteri Erick mengaku tetap bekerja

Meski tenggorokannya sakit, Menteri Erick mengaku tetap bekerja untuk melayani masyarakat. Namun, dia akan mulai memakai masker agar tak menulari orang lain.
"Jangan sampai saya menularkan, tapi saya tetap kerja. Masa gini doang tiduran, kita harus semangat karena bisanya cuma kerja," ungkapnya.
2. Kementerian BUMN sedang me-review imbauan presiden untuk WFH

Pihaknya pun, kata Menteri Erick, tengah melakukan review terhadap kebijakan work from home (WFH) untuk para pegawai Kementerian BUMN hingga pegawai BUMN sesuai imbauan Presiden Joko Widodo.
"Mungkin satu sampai dua minggu ke depan akan ada kebijakan," jelasnya.
3. Kebijakan tersebut tidak hanya berlaku di Jakarta

Adapun, kata Menteri Erick, kebijakan yang dikeluarkannya terkait polusi tak hanya diperuntukkan bagi BUMN yang ada di Jakarta saja, melainkan seluruh daerah di Indonesia.
"Kebijakan lain yang friendly bukan hanya di Jakarta tapi di kota lain. Friendly untuk ekonomi yang hijau ke depan," tuturnya.



















