Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

GP Ansor Banten Tagih Nyali Polri Bersihkan Internal

Kota Serang
2 min read
GP Ansor Banten Tagih Nyali Polri Bersihkan Internal
Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto ketika ikut meninjau pengungkapan 1,2 ton narkotika di Kabupaten Pidie, Aceh. (Dokumentasi Mabes Polri)
  • GP Ansor Banten menilai penangkapan sejumlah oknum jenderal polisi sebagai momentum pembenahan internal dan reformasi penegakan hukum.
  • Ketua PW GP Ansor Banten Tb. Adam Ma’rifat prihatin karena perilaku oknum penegak hukum dinilai mencederai kepercayaan masyarakat.
  • GP Ansor Banten meminta Polri konsisten menindak pelanggaran tanpa pandang jabatan serta menjadikan kasus jenderal sebagai awal bersih-bersih institusi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Serang, IDN Times – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Banten mengingatkan Polri agar tidak berhenti pada keberanian menangkap oknum jenderal. Penegakan hukum harus dibuktikan melalui konsistensi tindakan dan keberanian membongkar setiap pelanggaran tanpa pandang bulu.

Ketua PW GP Ansor Banten, Tb. Adam Ma’rifat, mengatakan penangkapan sejumlah jenderal menjadi momentum penting untuk melakukan pembenahan di tubuh institusi penegak hukum.

  1. 1. Prihatin dengan perilaku jenderal polisi yang cederai kepercayaan masyarakat

    Ia mengaku prihatin dengan perilaku oknum penegak hukum yang justru mencederai kepercayaan masyarakat. Namun, peristiwa tersebut diharapkan menjadi lonceng perubahan sekaligus babak baru reformasi sektor keamanan dan penegakan hukum.

    "Kami tentu saja prihatin dengan perilaku para oknum penegak hukum kita. Semoga ini menjadi pelajaran bahwa semua yang di atas bumi di bawah langit itu ada batasnya," ujar Adam dalam siaran pers, Rabu (4/11/2026).

  2. 2. Keberanian dan ketegasan polri dalam penegakan hukum harus konsisten

    Ilustrasi lambang Polri (IDN Times/Aditya Pratama)
    Ilustrasi lambang Polri (IDN Times/Aditya Pratama)

    Menurutnya, keberanian dan ketegasan Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Suyudi harus dibarengi konsistensi dalam menindak setiap pelanggaran hukum.

    "Tegas terhadap siapa pun, tanpa pandang jabatan, kekuasaan, maupun kepentingan. Sebab, hukum kehilangan marwahnya ketika masih mengenal tebang pilih," tegasnya.

  3. 3. Penangkapan jenderal diharapkan jadi pintu awal bersih-bersih internal

    Adam menambahkan, GP Ansor Banten mendukung langkah Polri dalam menegakkan hukum setegak-tegaknya. Ia berharap penindakan terhadap oknum jenderal menjadi awal bersih-bersih institusi, bukan sekadar tindakan sesaat.

    "Sebagai bagian dari masyarakat kami mendukung langkah Polri menegakkan hukum setegak-tegaknya. Gas terus," katanya.

Related Articles

See More