Tangerang, IDN Times - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS dari daerah pemilihan Banten III, Habib Idrus Salim Aljufri, meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan industri perbankan memperketat pengawasan pembiayaan bagi perusahaan perkebunan dan kehutanan yang memiliki risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurutnya, rekam jejak lingkungan perusahaan harus menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan risiko kredit. Termasuk apabila kebakaran terjadi berulang kali di wilayah konsesi perusahaan.
“Jangan sampai di satu sisi APBN mengeluarkan biaya besar untuk memadamkan kebakaran, tetapi di sisi lain lembaga keuangan tetap memberikan pembiayaan tanpa memperhitungkan secara serius rekam jejak lingkungan debiturnya,” ujar Habib Idrus di Senayan, Senin (24/8/2026).
