IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
Diberitakan sebelumnya, pesawat perintis milik maskapai SAM Air jatuh di wilayah Gorontalo, Minggu (20/10/2024), dalam penerbangan dari Bandara Djalaluddin Gorontalo menuju Bandara Panua, Pohuwato.Kepala Bagian Kerja Sama Internasional, Humas dan Umum Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, Mokhammad Khusnu, mengatakan, pesawat SAM Air jatuh di sekitar Panua, Pohuwato.
"Pesawat perintis milik PT SAM Air dengan nomor registrasi PK-SMH (DHC6) mengalami kecelakaan di Bandara Panua, Pohuwato," Khusnu dalam siara pers yang diterima IDN Times, Minggu.
Khusnu menjelaskan kronologi jatuhnya pesawat tersebut. Dijelaskan, pesawat dengan nomor registrasi PK-SMH itu lepas landas dari Bandara Gorontalo pada pukul 07:03 WITA, dengan perkiraan waktu tiba (ETA) pada pukul 07:33 WITA dalam kondisi cuaca berawan.
"Pesawat melakukan prosedur pendaratan melalui runway 27 dan melakukan go around dengan belokan ke kiri pada menit ke 07.35. Pada saat itulah pesawat jatuh di daerah tambak/empang yang jaraknya kurang lebih 300 meter sisi selatan runway," jelas Khusnu.
Kecelakaan ini menewaskan Captain M. Saefurubi A dengan First Officer M. Arthur V. G serta seorang teknisi bernama Budijanto. Selain awak pesawat, ada satu penumpang bernama Sri Meyke Male. Saat ini, jenazah para korban telah dievakuasi ke Puskesmas Motolohu, Pohuwato.