Lebak, IDN Times - Kasus penemuan ribuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di sebuah lapak rongsokan di Rangkasbitung, Lebak dinilai menjadi bukti bahwa pemberian bantuan keuangan pendidikan untuk rakyat miskin di Indonesia masih morat-marit.
Hal tersebut seperti disampaikan, Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji yang menilai distribusi program Presiden Joko "Jokowi " Widodo masih buruk mulai dari pendataan penerima.
"Tata kelola pendistribusian KIP ini masih morat-marit. Mulai dari pendataan yang buruk, tidak tepat sasaran, hingga siswa yang mestinya dapat pun, dana tak kunjung sampai," kata Ubaid kepada IDN Times, Jumat (14/4/2023).
